Korosif 43, Proyek Post Punk Dua Pendiri Label Rekaman, Lepas Debut EP

Rabu, 20 Maret 2024 - Dwi Astarini

MERAHPUTIH.COM - SEBUAH proyek post-punk yang terdiri dari personel Damascus dan Serigala Jahanam yang bergabung dalam Korosif 43 hadir di skena musik independen Indonesia. Korosif 43 resmi terbentuk pada Februari 2022, ketika Peter (Damascus) mengirim beberapa materi ke Dede (Serigala Jahanam) untuk diisi vokal.

"Saya ingin kolaborasi dengan Dede. Ingin tahu bakal seperti apa, dan ternyata saya suka hasilnya," terang Peter dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Senin (18/3). Chemistry keduanya tak terbendung hingga memutuskan untuk bersatu lewat proyek terbaru, dengan hasil materi-materi membuat mereka semakin mantap untuk merilisnya.

Baca juga:

Band NFT CryptoPunks Pertama di Dunia Rilis Debut 'MANIAC'

"Materi-materi yang dikirim oleh Peter ke saya berbau post-punk, tentu saya mau mengisi vokalnya. Namun, saya tak ingin lagu-lagunya jadi post-punk yang medioker, karena musik post-punk itu cakupannya sangat luas," tambah Dede, yang juga founder Wasted Rockers.

Korosif 43 banyak mengambil referensi dari musik-musik post-punk/ new-wave dekade 80-an, dan musik-musik elektronik dekade 90-an.

Debut mini-album dari Korosif 43 juga baru rilis di oleh label rekaman Heaven Punks. EP (extended-play) ini berisi empat buah lagu. Dirilis format kaset dan digital.

"Harapan saya, semoga pendengar suka dan menikmati EP kami. Itu saja, dan nantikan yang berikutnya dari Korosif 43," harap Peter.(far)

Baca juga:

The Prediksi Rilis 'Mars Prediksi' dengan Nuansa Punk

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan