Band NFT CryptoPunks Pertama di Dunia Rilis Debut 'MANIAC'
MANICFEST jadi banda CryptoPunk pertama. (Foto: Dok/Jaye Funk)
MERAHPUTIH.COM – MUSISI, entrepreneur, dan crypto advocate yang berdomisili di Singapura, Jaye Funk, meluncurkan proyek band NFT CryptoPunks pertama di dunia bernama Manifest. Band ini debu lewat single MANIAC.
Single berdurasi 1:46 menit ini merupakan sebuah hyperpop yang catchy dan merepresentasikan pengalaman naik-turun bagi setiap orang yang terlibat langsung dalam dunia kripto. Saat peluncuran petualangan siber dari Manifest pertama kali sekaligus pertunjukan inagurasi di 2022, proyeksi holografis dari dua sosok NFT CryptoPunk ditampilkan sebagai frontman yang didukung live DJ.
BACA JUGA:
“Manifest ialah tentang meminimalisasi jarak antara Web2 dan Web3 melalui hiburan, menembus batas dari ras atau nasionalitas melalui bahasa universal yaitu musik,” jelas Jaye Funk dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Selasa (13/2).
Tujuan dari Manifest ialah memberikan pengalaman musik secara hibrida. Hal itu membawa mereka ke kolaborasi yang lebih jauh lagi di tahun berikutnya dengan grup musik yang berbeda untuk mengeksplorasi integrasi konten-konten Web3 generasi baru, termasuk di dalamnya yakni pengumuman member baru seperti Lunasea dan rapper asal Korea, YunB.
“Aku ingin menginspirasi orang-orang untuk dapat menemukan cara-cara yang kreatif untuk menggunakan IP dari NFT mereka,” lanjut Jaye Funk.
Manifest akan secara konstan berubah untuk memberikan pernampilan dinamis ke panggung-panggung internasional seperti Supalapa dan menciptakan satu-satunya pengalaman metaverse bersama Sandbox sebelum merilis single terbaru di awal 2024, sebuah project immersive yang memperbolehkan penggemar menjadi bagian di dalamnya.(Far)
BACA JUGA:
Ungkapan Semangat Yefta James dalam Single '(Dia) Baru Putus'
Bagikan
Berita Terkait
Lewat Album 'Heart String', Saphira Adya Ceritakan Cinta, Luka, dan Penerimaan
Lirik dan Makna Lagu 'Kita Buat Menyenangkan' dari Bernadya, Menatap Era Baru di 2026
BLACKPINK Tutup Tur DEADLINE di Hong Kong dengan Penuh Air Mata, Memunculkan Spekulasi akan Bubar
Aurelia Syaharani Tuangkan Kisah Putus, Bangkit, hingga Bahagia dalam EP Baru
Alicia Keys Gandeng Brent Faiyaz dalam Single R&B/Soul 'Trillions', ini Lirik Lengkapnya
Samuel Cipta Rilis 'Pencuri Malam', Lagu Romantis dengan Metafora Keheningan Malam
Makna Cinta Tulus dalam Lagu 'Denok' yang Dinyanyikan Difarina Indra Adella
Juan Reza Perkenalkan 'Badansa', Perpaduan Musik Modern dan Semangat Pesta Khas Timur Indonesia
Lagu 'Anta Permana' Satu Per Empat, Rangkum Kenangan tentang Rumah Pertama dan Perjuangan Ayah
Makna Penyesalan dalam Lagu 'Raiso Ngapusi 2', Kolaborasi La Tasya dan Iwan Kurniawan