Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

The Prediksi Rilis 'Mars Prediksi' dengan Nuansa Punk

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 15 Januari 2024
The Prediksi Rilis 'Mars Prediksi' dengan Nuansa Punk

The Prediksi keluarkan lagu baru. (foto: Dok/The Prediksi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMI turun ke jalan, bukan untuk jadi jagoan.. kami satukan hobi.. canda tawa semua happy,” nyanyi para anggota motor selebritas The Prediksi yang baru saja melepas mars miliknya pada Jumat (12/1).

Lagu yang dibalut dengan nuansa punk tersebut, cukup membuatmu ikut berteriak “Oi oi oi,” layaknya lagu punk penuh semangat. Komika Soleh Solihun yang merupakan salah satu anggota The Prediksi menyebut Mars Prediksi diciptakan oleh Deddy Mahendra Desta yang juga anggota The Prediksi.

Mars Prediksi, ciptaan Desta si anak punk drummer The Clash,” tulis Soleh dalam akun X (dulu Twitter) pada Jumat (12/1).

Baca juga:

Sejumlah Musisi Indonesia Memantapkan Diri Jadi Calon Legislatif di 2024

Bila sebelumnya lagu ini hadir hanya dalam format audio saja, kali ini The Prediksi menghadirkan mars mereka lengkap dalam bentuk video musik di kanal YouTube Prediksi Official.

Dalam video berdurasi 2.20 menit tersebut menampilkan beberapa cuplikan anggota The Prediksi yang tengah bermotoran di banyak tempat. Salah satunya saat melintasi 66 Route di Amerika Serikat yang dikenal dengan jalan yang begitu panjang.

Layaknya lagu mars pada umumnya, Mars Prediksi juga didominasi dengan yel-yel atau teriakan penuh semangat di dalam lagu. Musiknya juga dipenuhi dengan ketukan drum dan gitar yang intens.

Para member juga menampilkan sisi kocak serta kekompakan mereka di sepanjang video musik lagu tersebut. Dengan outfit ala rocker, serta warna video dengan konsep hitam-putih.

Adapun liriknya menunjukan The Prediksi merupakan wadah hobi bagi para selebritas yang memiliki kesenangan mengendarai mesin beroda dua tersebut.

Baca juga:

'Banyak Yang Bilang' Jadi Karya Perdana Basboi di 2024

View this post on Instagram

A post shared by The Prediksi (@theprediksi_)

The Prediksi sendri beranggotakan para selebritas, mulai dari Tora Sudiro, Ferry Maryadi, Andre Taulany, Desta Mahendra, Ronal Surapradja, Stevi Item, Wendi Cagur, Soleh Solihun, Vincent Rompies, Gading Marten, Imam Darto, Ananda Omesh, dan Surya Insomnia.

Selain sebagai club motor, beberapa kali The Prediksi membuat heboh dunia musik, salah satunya saat tampil di Soundrenaline Festival 2022. Para anggota hadir tampil dengan begitu jenaka sempat membawakan salah satu lagu mereka berjudul Orkes Prediksi. (far)

Baca juga:

Stereocase Lepas Video Musik 'YOU' dengan Sentuhan AI

#Musik #Selebritas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan