MerahPutih.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV memperkiraan adanya penurunan konsumsi BBM selama Ramadan hingga Lebaran 2020 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penurunan diperkirakan mencapai 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Pada tahun 2020 ini perkiraan rataan harian saat Ramadan dan Idulfitri untuk BBM jenis gasoline hanya berkisar di angka 1.200 KL atau turun hampir 40 persen jika dibandingkan tahun 2019," kata Pjs General Manager Pertamina MOR IV Teuku Johan Miftah melalui keterangan tertulis di Yogyakarta, seperti ditulis pada Jumat (08/05) 2020.
Baca Juga:
Transportasi Umum Kembali Beroperasi, KAI Daops 6 Belum Buka Layanan KA Jarak Jauh
Johan menyebutkan pada 2019, realisasi penyaluran BBM jenis gasoline (premium, pertalite dan pertamax series) saat Ramadan dan Idulfitri meningkat 10 persen dari rata-rata harian normal 1.800 Kiloliter (KL) menjadi 2.000 KL.
Menurut dia, adanya larangan mudik karena situasi pandemi COVID-19 menjadi salah satu penyebab menurunkan permintaan BBM.
Sementara itu, pemakaian avtur juga diprediksi turun 60 persen dari bulan-bulan sebelumnya.
Baca Juga:
"Kami prediksi konsumsi rata-rata harian dari dua bandara di bulan Mei ini hanya 100 KL. Sementara pemakaian rata-rata harian dibulan Januari 2020 adalah sebanyak 250 KL," kata dia.
Penurunan ini disebabkan adanya peralihan penerbangan dari Bandara Adi Sutjipto di kabupaten Sleman ke Yogyakarta International Airport (YIA) di Kabupaten Kulonprogo. (Teresa Ika)
Baca Juga: