Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Komnas HAM: Fungsi TNI Sangat Penting Dalam Menjaga Pertahanan Negara

Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Februari 2021

Merahputih.com - TNI merupakan komponen utama pertahanan negara yang mempunyai kewajiban untuk melindungi hak untuk hidup dan hak atas rasa aman bagi seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Hal ini disebutkan dalam paparan Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dalam Rapat Pimpinan TNI Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI Cilangkap.

Taufan menyampaikan TNI berperan penting untuk menjaga kedaulatan bangsa baik di darat, laut, dan udara dari berbagai macam bentuk ancaman dan serangan. Baik yang sifatnya hard threats maupun soft threats.

Baca Juga:

Bareskrim Bakal Ambil Barang Bukti Tewasnya Laskar FPI Temuan Komnas HAM

“Bagi Komnas HAM RI fungsi TNI sangat penting di dalam Menjaga pertahanan Negara, juga Menjaga kedaulatan dan di sisi lain menjaga situasi dalam negeri kita yang penuh gejolak,” ujarnya, Rabu (17/2).

Taufan menjelaskan kaitan antara TNI dan hak asasi manusia bahwa bagian dari fungsi-fungsi TNI sebenarnya sudah melakukan tugas pemenuhan hak asasi manusia.

Pemenuhan hak atas Kesehatan, dalam hal ini sebagai contoh tugas TNI yang dijalankan dalam tugas penanganan COVID-19 atau penanganan banjir dan bencana alam maupun bencana non alam. Kesehatan, Pendidikan, layanan dukungan logistik juga bagian dari pemenuhan hak asasi manusia.

"Banyak yang tidak menyadarinya namun itu sudah sejak dulu dilakukan,” urai Taufan.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik dalam Rapat Pimpinan TNI Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Tentara Nasional Indonesia di Markas Besar TNI Cilangkap (Ist)

Taufan menyambut baik reformasi kelembagaan dalam tubuh TNI yang menurutnya harus senantiasa meningkatkan kapasitas dan kapabalitas. Tujuannya, agar fungsi-fungsi profesional TNI dapat dijalankan semakin baik dengan cara memasukkan standar, norma dan nilai-nilai hak asasi manusia.

Tujuannya dalam Pendidikan, pelatihan, pembekalan para personil TNI sehingga terhindar dari praktik-praktik yang melawan hukum dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. “Inilah yang harus kita perbaiki terus menerus sehingga kemudian kepercayaan publik terhadap TNI akan semakin tinggi,” sambungnya.

Ia mengingatkan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia semakin besar baik dinamika dalam negeri maupun global membutuhkan TNI yang lebih kuat dan professional. Yakni dengan menghormati prinsip-prinsip hukum, prinsip-prinsip hak asasi manusia, supremasi sipil dan lainnya.

Baca Juga:

Jokowi Minta Rekomendasi Komnas HAM Soal Tewasnya Laskar FPI Ditindaklanjuti

Menurut Taufan, pendekatan dialogis dan persuasi juga dapat dikedepankan, untuk menghadapi tantangan dari berbagai elemen. Pasukan TNI sering terlibat dalam misi perdamaian dunia, hal ini menjadi modalitas yang baik untuk itu.

“Kami percaya TNI kita punya kapasitas dan sumber daya manusia yang mampu melakukan pendekatan dialogis," jelas Taufan. (Knu)

Baca Artikel Asli