MerahPutih.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih, Komjen Firli Bahuri menilai, peringatan Hari HAM Internasional pada 10 Desember jangan hanya sekedar diperingati sebagai seremoni tahunan dengan agenda itu-itu saja.
"Terutama untuk mengaktualisasi nilai-nilai hak asasi manusia yang hakiki dalam kehidupan sehari-hari," kata Firli dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa (10/12).
Baca Juga:
Firli: Saya Berharap Indonesia Tak Lagi Peringati Hari Antikorupsi
Menurut Firli, hari hak asasi manusia seyogianya menjadi entry point bagi seluruh warganya. Sebagai aparatur penegak hukum, Firli memastikan penerapan hukum yang tepat adalah penegakan hukum yang bertujuan untuk mewujudkan kepastian hukum, menjamin keadilan dan mendatangkan kemanfaatan bagi masyarakat.
"Untuk itu, penegakkan hukum haruslah berkeadilan dan sejatinya sejalan dengan HAM," ungkap jenderal polisi bintang tiga itu.
Firli yakin, dengan penegakan hukum berbasiskan HAM, maka keadilan akan didapat semua pihak. "Saya sangat yakin, tidak ada keadilan hakiki tanpa kita menghormati serta menjunjung tinggi hak asasi manusia dan supremasi hukum," tutur dia.
Baca Juga:
Untuk melindungi HAM, lanjut Firli, tentunya harus ada penegakan hukum. Dalam proses penegakan hukum tentunya ada tujuan dan syarat. Pertama efektifnya hukum itu sendiri, kedua aparat penegak hukum, ketiga sarana dan fasilitas penegakan hukum dan yang keempat, adalah budaya hukum itu sendiri.
Dalam hal pemberantasan korupsi, Firli menilai kejahatan tersebut berhubungan dengan pelanggaran HAM, karena definisi umum korupsi yaitu penyelewengan atau penyalahgunaan kewenangan atau keuangan negara untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan kelompok tertentu.
"Itu sama saja dengan merampas hak seseorang didalam suatu Negara," kata tutup Analisis Utama Bidang Baharkam Polri ini.
Seperti diketahui, Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional kembali di peringati hari ini, Selasa, 10 Desember 2019. Lebih dari setengah abad yang lalu, tepatnya 10 Desember 1948, Majelis Umum PBB merumuskan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang hingga detik ini, kita peringati sebagai Hari Hak Asasi Manusia Internasional. (Pon)
Baca Juga:
Firli Bahuri Jadi Ketua KPK, Pengamat: Negara Ini Sudah Dikuasai Polisi