RUMAH mode mewah asal Italia, Prada, akan membawa desainnya ke tingkat atmosfer lewat kemitraan terbaru mereka dengan Axiom Space. Kemitraan itu bertujuan merancang pakaian antariksa untuk astronaut.
Minggu ini, merek mewah yang berbasis di Milan tersebut mengumumkan kolaborasi mereka dengan perusahaan luar angkasa komersial yang berbasis di Texas untuk merancang pakaian antariksa bulan NASA untuk misi Artemis III 2025. Itu jadi penerbangan berawak pertama ke bulan sejak Apollo 17 pada 1972.
BACA JUGA:
Prada x Adidas Segera Rilis Koleksi dari Sampah Plastik Daur Ulang
Insinyur Prada akan bekerja bersama tim sistem Axiom Space selama proses desain, serta mengembangkan solusi material dan fitur desain untuk melindungi astronaut dari berbagai tantangan dari lingkungan luar angkasa dan bulan. Demikian diungkap dalam pengumuman kedua perusahaan pernyataan bersama.
“Kami sangat senang dapat bermitra dengan Prada dalam pakaian antariksa Axiom extravehicular mobilitas unit (AxEMU),” kata CEO of Axiom Space Michael Suffredini seperti dilaporkan Guardian.
Suffredini mengatakan keahlian teknis Prada dalam hal pemilihan bahan baku mentah, teknik manufaktur, dan konsep desain inovatif akan menghadirkan teknologi canggih. Hal itu berperan penting dalam memastikan kenyamanan astronaut di permukaan bulan, sekaligus pertimbangan faktor manusia yang sangat dibutuhka. "Itu tidak ada pada pakaian antariksa lama," imbuhnya.
Direktur pemasaran Prada Group Lorenzo Bertelli memuji kemitraan ini dan menyebutnya sebagai perayaan sejati atas kekuatan kreativitas dan inovasi manusia untuk memajukan peradaban. “Kami merasa terhormat menjadi bagian dari misi bersejarah ini bersama Axiom Space. Eksperimen kami selama puluhan tahun, teknologi mutakhir, dan pengetahuan desain – yang dimulai pada tahun 90an saat Luna Rossa menantang Piala Amerika – kini akan diterapkan pada desain pakaian antariksa untuk era Artemis.”
BACA JUGA:
Kedua perusahaan tersebut mengatakan bahwa pakaian antariksa AxEMU akan memberi para astronot kemampuan canggih untuk eksplorasi ruang angkasa sekaligus menawarkan sistem yang dikembangkan secara komersial kepada NASA.
“Mengembangkan desain pakaian antariksa unit mobilitas ekstravehicular NASA (xEMU), pakaian antariksa Axiom Space diciptakan untuk memberikan peningkatan fleksibilitas, perlindungan yang lebih besar untuk menahan lingkungan yang keras, dan alat khusus untuk eksplorasi dan peluang ilmiah,” ungkap mereka.
Artemis III akan menjadi misi berawak pertama NASA ke kutub selatan bulan dan akan mencakup wanita pertama dan orang kulit berwarna pertama yang mendarat di bulan. Menurut NASA, para astronot akan mengambil gambar dan video permukaan bulan, melakukan survei geologi, dan mengambil berbagai sampel dari kutub selatan bulan.
“Informasi dan materi yang dikumpulkan astronaut Artemis III akan menambah pemahaman kita tentang wilayah misterius kutub selatan, bulan, dan tata surya kita,” kata NASA.(Dsh)
BACA JUGA: