Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kepulangan Ditunda, Jemaah Haji Kloter 1 Palembang Diterbangkan Minggu (23/6) 

Dwi Astarini - Sabtu, 22 Juni 2024

MERAHPUTIH.COM - PENERBANGAN pulang jemaah haji Kloter 1 debarkasi Palembang diundurkan ke Minggu, 23 Juni pukul 09.30 WIB. Hal itu diketahui setelah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sumatra Selatan (Sumsel) menyesuaikan jadwal kepulangan dengan Arab Saudi.

"Kami mengikuti adanya penyesuaian jadwal kepulangan dari Arab Saudi untuk Kloter 1 yang awal mulanya pada Sabtu 22 Juni 2024 malam, menjadi Minggu 24 Juni pukul 09.30 WIB," kata Humas Kanwil Kemenag Sumsel Abdul Qudus, seperti dilansir ANTARA.

Setelah pengunduran jadwal kepulangan tersebut, pihaknya tidak mengubah layanan penyambutan. Sebelumnya, Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel Win Hartan menyampaikan arahan agar para panitia bekerja maksimal menyambut kedatangan jemaah.

Ia juga meminta agar panitia dapat menyiapkan skema penyambutan jemaah haji, baik saat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang maupun ketika masuk asrama haji. Dengan begitu, proses kedatangan jemaah haji berjalan tertib dan lancar.

Baca juga:

Jemaah Haji Indonesia Pulang ke Tanah Air Mulai Hari Ini

“Pahami tugas masing-masing dengan baik, bekerjalah maksimal dalam proses penyambutan jamaah haji, berikan pelayanan terbaik dalam menyambut kedatangan tamu Allah di Tanah Air. Jangan lupa selalu berkoordinasi dengan setiap bidang di kepanitiaan ini,” katanya.

Sementara itu, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Palembang Emmilya Rosa menyampaikan pihaknya telah menyiapkan skema dan mitigasi terkait dengan pelayanan kesehatan.

Pelayanan fast track, kata dia, juga tetap dilaksanakan dalam proses penyambutan jemaah haji, khususnya bagi jemaah haji yang dalam kondisi sakit dan memerlukan proses penanganan kesehatan lebih dahulu, termasuk jemaah lansia.

“Panitia juga menyiapkan ambulans dan minibus khusus untuk menyambut jemaah yang butuh penanganan khusus dan masuk jalur fast track. Fokus penanganan diutamakan kepada jemaah sakit dan jemaah yang perlu dirujuk,” jelasnya.(*)

Baca juga:

Jemaah Haji Kedapatan Bawa Air Zamzam akan Didenda Puluhan Juta

Baca Artikel Asli