Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi

Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026

MERAHPUTIH.COM - PULUHAN ribu warga di Reno, Nevada, Amerika Serikat, diminta meninggalkan rumah mereka setelah kebakaran hutan besar bergerak mendekati wilayah permukiman, Senin (24/8). Kebakaran yang dijuluki 'Hawk Fire' itu pertama kali dilaporkan pada Sabtu. Kondisi angin kencang turut mempercepat penyebaran api.

Seperti dilansir BBC, Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.

Pejabat setempat mengatakan enam orang terluka, termasuk tiga petugas tanggap darurat. Sementara itu, sekitar 15.000 acre atau 23 mil persegi lahan telah terbakar.


Gubernur Tetapkan Status Darurat, Kerahkan Garda Nasional



Gubernur Joe Lombardo mengerahkan Garda Nasional Nevada untuk membantu pemadaman dari udara dengan dua tim helikopter. Reno merupakan kota terbesar di Nevada di luar kawasan metropolitan Las Vegas, dengan populasi lebih dari 280.000 jiwa.

Sebanyak 60 personel juga dikerahkan untuk membantu polisi menjaga lingkungan yang telah ditinggalkan warga. Sekitar 800 personel pemadam kebakaran turut dikerahkan untuk menangani kobaran api.

Baca juga:

Kebakaran Rumah di Tebet Tewaskan 4 Orang, Status Api Masih Kuning



Sementara itu, hampir 10.000 pelanggan kehilangan akses listrik di Washoe County pada Minggu, turun drastis dari sekitar 60.000 pelanggan pada Sabtu. Sebagian ruas U.S. Route 395, jalan raya utama yang membentang dari utara ke selatan, ditutup akibat kebakaran.

Petugas tanggap darurat Washoe County membuka Reno-Sparks Convention Center sebagai tempat pengungsian. Namun, warga tidak diperbolehkan membawa hewan peliharaan ke lokasi tersebut. Hewan berukuran kecil maupun besar diarahkan ke dua lokasi pengungsian lainnya. Sejumlah kasino di Reno juga menawarkan potongan harga kamar hotel bagi warga yang mengungsi.



Awalnya Dianggap tak Mengkhawatirkan


Tyler Duvall, seorang warga yang berkemah pada akhir pekan, mengatakan kebakaran tersebut awalnya begitu kecil pada Sabtu pagi sehingga tidak dianggap mengkhawatirkan. Namun, sehari kemudian, rumahnya masuk zona evakuasi.

“Anginnya benar-benar membuat api membesar,” kata Duvall, dikutip The Korea Times.

Pada Sabtu saja, 15 kebakaran baru dilaporkan muncul di berbagai wilayah Nevada. Cuaca kering selama berbulan-bulan dan minimnya salju secara ekstrem pada musim dingin lalu di wilayah Amerika Serikat bagian barat menciptakan kondisi yang sangat rentan terhadap kebakaran hutan.

Awal bulan ini, kebakaran hutan di bagian timur Negara Bagian Washington memaksa 60.000 orang di kawasan Spokane mengungsi. Sementara itu, tiga kebakaran hutan di sebelah utara Reno memaksa lebih dari 13.000 warga meninggalkan rumah mereka.(dwi)

Baca juga:

Momen Presiden Prabowo Tinjau Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Pontianak

Baca Artikel Asli