MerahPutih.com - Mensesneg, Prasetyo Hadi, menyebutkan pihak Istana terus waspada setelah adanya kasus penyadapan ilegal kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, oleh empat tersangka jenderal Polri.
Prasetyo menegaskan Jumat (6/11), bahwa Prabowo terus melakukan bersih-bersih di Istana.
Kalau kewaspadaan kan terus-menerus, ya. Kewaspadaan terus-menerus. Bersih-bersih terus.
Mensesneg, Prasetyo Hadi
Mensesneg Minta Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas
Sementara di sisi lain, Pras juga meminta kasus ini diselesaikan secara transparan. Pras meminta tim khusus Polri untuk mengusut penyadapan ilegal ini tanpa ada yang ditutupi.
"Diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, transparan. Juga jangan ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.
Baca juga:
Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar
Diketahui, Polri menetapkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) dkk sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal, yang salah satu targetnya ialah Prabowo.
Polri menyatakan, target penyadapan tersebut juga menyasar tokoh politik. Tersangka lain adalah Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN), Irjen Eko Hadi Santoso (EHS), dan Irjen Slamet Uliandi (SU). (knu)