Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Istana Waspada usai Kasus Penyadapan Prabowo, Mensesneg Minta Polri Transparan

Soffi Amira - Jumat, 06 November 2026

MerahPutih.com - Mensesneg, Prasetyo Hadi, menyebutkan pihak Istana terus waspada setelah adanya kasus penyadapan ilegal kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, oleh empat tersangka jenderal Polri.

Prasetyo menegaskan Jumat (6/11), bahwa Prabowo terus melakukan bersih-bersih di Istana.

Kalau kewaspadaan kan terus-menerus, ya. Kewaspadaan terus-menerus. Bersih-bersih terus.

Mensesneg, Prasetyo Hadi

Mensesneg Minta Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas

Sementara di sisi lain, Pras juga meminta kasus ini diselesaikan secara transparan. Pras meminta tim khusus Polri untuk mengusut penyadapan ilegal ini tanpa ada yang ditutupi.

"Diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, transparan. Juga jangan ada yang ditutup-tutupi," ujarnya.

Baca juga:

Kepala BIN Herindra Temui Prabowo di Istana, Sebut Dugaan Penyadapan Mengarah pada Makar

Diketahui, Polri menetapkan Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) dkk sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal, yang salah satu targetnya ialah Prabowo.

Polri menyatakan, target penyadapan tersebut juga menyasar tokoh politik. Tersangka lain adalah Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN), Irjen Eko Hadi Santoso (EHS), dan Irjen Slamet Uliandi (SU). (knu)

Baca Artikel Asli