Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasus Omicron di Jakarta Capai 1.697 Orang

Andika Pratama - Selasa, 25 Januari 2022

MerahPutih.com - Penyebaran kasus COVID-19 varian Omicron di Jakarta terus melonjak naik. Sampai Selasa (25/1) sebanyak 1.697 orang yang terpapar virus dari Afrika Selatan itu.

Dari 1.697 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.166 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 531 lainnya adalah transmisi lokal.

Baca Juga

Tes Antigen dari Sampel Hidung Tidak Mendeteksi Omicron?

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengimbau agar masyarakat untuk mewaspadai penularan varian Omicron yang kini meningkat tajam di Jakarta.

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.708 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 12.196 (orang yang masih dirawat/isolasi).

"Perlu digarisbawahi bahwa 10.299 orang dari jumlah kasus aktif merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri," ucap Dwi di Jakarta, Selasa (25/1).

Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 2.190 orang sehingga total 883.490 kasus, yang mana 1.829 di antaranya juga merupakan transmisi lokal.

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas.

Data Dinkes DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 20.562 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 19.533 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.190 positif dan 17.343 negatif.

Baca Juga

Hasil Studi: Vaksin Keempat Kurang Efektif Cegah Omicron

Selain itu, dilakukan pula tes antigen hari ini sebanyak 48.062 orang dites, dengan hasil 1.523 positif dan 46.539 negatif. Hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 137.345 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 768.654 per sejuta penduduk," tambahnya.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 857.688 dengan tingkat kesembuhan 97,1 persen, dan total 13.606 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,3 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen. (Asp)

Baca Juga

Kasus Omicron di Jakarta Capai 1.584 Pasien

Baca Artikel Asli