Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kasus DBD di Solo Melonjak, Pemantauan Jentik Nyamuk Digenjot

Dwi Astarini - Senin, 27 Mei 2024

MERAHPUTIH.COM - DINAS Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah, terus mengintensifkan giat pemantauan jentik nyamuk seiring dengan tingginya angka kasus demam berdarah dengue (DBD) dalam beberapa waktu terakhir. Hal itu dilakukan setelah penemuan 103 kasus DBD dan menyebabkan 8 orang meninggal

Kepala Dinkes Kota Solo Retno Erawati Wulandari mengungkapkan pihaknya tengah gencar-gencarnya melakukan sosialisasi tentang pentingnya pemantauan jentik nyamuk di masyarakat. Hal itu dilakukan dalam rangka mengoptimalkan giat pemberantasan sarang nyamuk (PSN) yang dilakukan di tengah lingkungan masyarakat.

“Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan secara berkala dan berkesinambungan juga secara serentak. Jadi tidak hanya dilakukan di satu lokasi,” kata Retno, Minggu (26/5).

Ia menyebut jika melihat pola perkembangan nyamuk, giat PSN penting dilakukan. Ia mencontohkan saat seorang rajin melakukan PSN, tapi tetangganya tidak melakukan. “Maka upaya pencegahan akan kurang maksimal. Oleh sebab itu, tim kesehatan dari puskesmas dan kader jumantik (juru pemantau jentik) harus rutin memantau dengan melibatkan petugas kesehatan,” katanya.

Baca juga:

Dinkes DKI Akui Kasus Demam Berdarah Tahun Ini Naik Signifikan

Dia mengatakan PSN ini lebih efektif daripada fogging. Artinya, sejak ada jentik atau telur bisa terbasmi, beda dengan fogging yang hanya membunuh nyamuk dewasa. “Kalau jentiknya tidak terbasmi, itu bisa menularkan DBD. Kami mencatat 2024 sedikitnya ada 103 kasus DBD dengan delapan orang meninggal dunia,” kata dia.

Dia menambahkan, meski DBD menunjukkan tren penurunan angka kasus dalam beberapa pekan terakhir, upaya PSN tetap harus dilakukan guna antisipasi di masa depan.

“Beberapa minggu terakhir ada penurunan ketimbang saat puncak. Puncaknya terjadi di pekan ke-17 dengan 10 kasus baru dalam sepekan. Di minggu-minggu terakhir sudah turun jadi tujuh kasus dalam sepekan,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Langkah Kemenkes Tekan Penyakit Demam Berdarah

Baca Artikel Asli