Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Kapolri Klarifikasi Berita Media Inggris Terkait Pemerkosaan

Noer Ardiansjah - Selasa, 24 Oktober 2017

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengklarifikasi pemberitaan media online Inggris 'BBC' terkait wawancara soal korban pemerkosaan dengan mengundang 18 aktivis perempuan.

"Para aktivis perempuan sudah mendengar langsung penjelasan dengan detail dan memahami apa yang dibuat media online itu tidak benar," kata Tito Karnavian di Jakarta, Senin (23/10).

Tito menegaskan, memiliki komitmen untuk melindungi perempuan dan anak yang terkena kasus kekerasan dengan membentuk unit khusus pada tingkat polsek hingga Mabes Polri.

Kapolri juga merekrut ribuan polisi wanita untuk menangani perkara yang mendera kaum perempuan dan anak.

Jenderal polisi bintang empat itu menyambut baik gagasan Komisi Nasional (Komnas) Perempuan untuk kerja sama memberikan advokasi kepada korban pemerkosaan bersama Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Tito memerintah seluruh petugas kepolisian membantu korban pemerkosaan yang kesulitan dan kebingungan untuk melaporkan dengan mengoptimalkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) pada seluruh polda.

"Diminta perhatian dan pelakuan khusus dari petugas kepada korban perkosaan karena terkadang korban kebingungan terhadap kejadian yang menimpanya," katanya.

Petugas kepolisian juga mempertimbangkan psikologis dan empati terhadap korban perkosaan saat dilakukan pemeriksaan dengan menghindari pertanyaan yang tidak penting.

Polri juga akan memperbanyak pelatihan bagi anggota kepolisian yang ditempatkan pada Unit PPA agar memahami cara tepat menangani perkara kekerasan terhadap perempuan dan anak. (*)

Sumber: ANTARA

Baca Artikel Asli