MERAHPUTIH.COM — KAPOLDA Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mendorong siswa SD agar berani meminta pertolongan ketika mengalami perundungan. Menurut Dadang, anak-anak diajarkan untuk tidak ikut mengejek korban dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya.
“Bercerita bukan mengadu, melainkan mencari pertolongan,” kata Dadang saat memberikan edukasi kepada siswa SDN Gunung 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (12/10).
Dadang menjelaskan, perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga ejekan, pengucilan, hingga tindakan mempermalukan teman melalui media sosial. Ia meminta siswa membantu korban dengan cara yang aman dan melaporkan kejadian kepada guru.
Ia juga mengingatkan anak-anak agar mencari bantuan ketika tersesat atau menghadapi situasi yang membahayakan.
Baca juga:
Viral Terbongkar Perundungan Mahasiswa Baru di Asrama Telkom University, 2 Pelaku Kena DO
Untuk itu, Dadang memperlihatkan Layanan Polisi 110 sebagai sarana menghubungi kepolisian, dengan pendampingan orang tua atau guru.
Selain pencegahan perundungan, Dadang menekankan pentingnya membangun disiplin dan kepedulian sejak dini. Siswa diingatkan untuk menggunakan helm saat dibonceng sepeda motor, membiasakan antre, menghormati perbedaan, serta menolong teman yang mengalami kesulitan.
Dadang meminta sekolah dan orang tua menciptakan lingkungan yang aman agar anak berani menyampaikan masalah tanpa takut disalahkan.
Pendidikan, menurut dia, tidak cukup hanya mengejar nilai akademik, tetapi juga harus membentuk etika, kedisiplinan, dan kepedulian sosial.
“Kerja sama guru dan orang tua dalam memastikan anak merasa aman untuk bercerita serta memperoleh pertolongan yang tepat,” tutup Dadang. (knu)
Baca juga:
Menkes Soroti Kasus Bullying terhadap Dokter, Pelaku Banyak Berasal dari Lingkungan Sendiri