MerahPutih.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) berencana akan memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke luar Pulau Jawa. Meski enggan mencampuri kebijakan Indonesia, Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan AO berharap Ibu Kota tetap di Jakarta.
"Saya sendiri ingin tetap di Jakarta," kata Quinlan, saat jumpa pers didampingi Gubernur DKI Anies Baswedan, saat berkunjung ke Balaikota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (30/4).
Meski demikian, Quinlan memastikan di manapun nanti lokasi Ibu Kota Indonesia yang baru tidak jadi masalah untuk negaranya. Bagi Australia seluruh wilayah Indonesia nyaman untuk ditinggali. "Indonesia itu sangat nyaman untuk ditinggali sehingga dimanapun kita berada di Indonesia, kita tetap nyaman," tutur dia.
Menurut Quinlan, wajar wacana pemindahan Ibu Kota Indonesia kembali santer dibicarakan. Apalagi, kata dia, isu ini sudah santer dibicarakan sejak pemerintahan sebelumnya mulai dari era Presiden Sukarno. Pihak Kedubes Australia, lanjut dia, akan terus menunggu keputusan final pemerintah Indonesia terkait pemindahan ibu kota Indonesia.
"Bagi saya sebagai diplomat, kami menunggu keputusan Indonesia soal pemindahan ibu kota dan tentu juga menunggu undangan dari pemerintah terkait hal tersebut. Hal ini merupakan wewenang pemerintah Indonesia dan kita akan menerima keputusan yang diambil," tutup Dubes Australia itu.
Kemarin, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro mengungkapkan keputusan Presiden Jokowi terkait opsi penetapan Ibu Kota Indonesia yang baru. Opsinya ada tiga, yakni tetap berada di Jakarta, pindah di sekitar Jakarta, atau berada di luar Pulau Jawa. (Asp)