MerahPutih.com - Terjadi penambahan COVID-19 pada 26 Agustus 2021 sebanyak 16.899 kasus. Sehingga, akumulasi positif saat ini lebih dari 4 juta atau sebanyak 4.043.736 kasus.
Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari COVID-19 tercatat 30.099 orang, atau hampir dua kali lipat penambahan kasus hari ini. Sehingga total sebanyak 3.669.966 orang sembuh sejak pandemi COVID-19 merebak Maret 2020 silam.
Baca Juga:
Vaksinasi COVID-19 Moderna di Surabaya Dimulai Hari Ini
Sementara jumlah yang meninggal bertambah 889 orang. Sehingga, total meninggal menjadi 130.182 orang.
Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 205.774 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).
Jumlah suspek kini sebanyak 255.969 orang. Dan, kasus aktif sebanyak 243.588 orang. Saat ini, kasus COVID-19 tersebar di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, kasus aktif nasional telah mulai konsisten menurun, sejak mencapai puncaknya di bulan Juli yang lalu. Angka kesembuhan juga naik lebih dari 35 ribu per hari.
Menurutnya, pemerintah bekerja sama dengan seluruh pihak telah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dilanjutkan dengan PPKM Level 2, 3 dan 4 sesuai dengan dinamisnya perkembangan situasi di lapangan.
Sesuai dengan evaluasi mingguan, terjadi penurunan kasus 34 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Dia menambahkan, penurunan kasus sangat berhubungan dengan jumlah orang yang diperiksa.
Sehingga, pihaknya selalu mendorong provinsi/kabupaten-kota untuk terus meningkatkan testing di wilayah masing-masing.
Kementerian Kesehatan juga mencatat juga jumlah kematian mingguan menurun sebesar 16 persen dibandingkan minggu sebelumnya.
Meskipun begitu dengan level yang masih tinggi secara nasional maupun provinsi/kabupaten-kota harus terus diwaspadai untuk mencegah terjadinya keparahan yang dapat berpotensi menyebabkan kematian.
"Pekan lalu kita mencatatkan angka testing rate sebesar 2.54 per 1.000 penduduk per minggu," katanya.
Baca Juga:
Yogyakarta Segera Buka Sentra Vaksin COVID-19 Khusus Pelajar
Nadia juga mengatakan, secara nasional, tren keterisian tempat tidur terus menurun. Sehingga, beban rumah sakit sudah sedikit ringan.
Jika dilihat per provinsi, semua provinsi berada di bawah 70 persen bed occupancy rate (BOR) atau keterisian tempat tidur.
Angka rata-rata BOR nasional per 24 Agustus ada pada angka 31,15 persen. (Knu)
Baca Juga:
Antusiasme Warga Pandeglang Mengikuti Program Vaksinasi COVID-19 JHL Group