MerahPutih.com - Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Dispendukcapil) Solo, Jawa Tengah mencatat sebanyak 853 warga usia 17 tahun belum rekam data E-KTP. Pelayanan pembuatan E-KTP bagi usia 17 tahun ini diperlukan karena mereka masuk kategori pemilih pemula di Pemilu 2024.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Solo, Yohanes, mengatakan pihaknya memaksimalkan pelayanan pembuatan E-KTP bagi warga berusia 17 tahun. Program tersebut dilakukan guna mendukung pelaksanaan Pemilu 2024.
“Supaya mereka warga berusia 17 tahun bisa menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari mendatang kita berikan pelayanan khusus,” ujar anak buah Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka itu, Senin (29/1).
>BACA JUGA: >118 Ribu Tentara Disiapkan Jaga Pemilu 2024 hingga 2 Putaran>
Menurut Yohanes, berdasarkan data, sedikitnya ada 853 sasaran yang didominasi oleh warga usia 17 tahun yang belum melakukan pencatatan atau perekaman KTP.
Atas dasar itu, lanjut dia, program jemput bola perekaman KTP Elektronik kembali dilakukan pada pekan ini. “Program jemput bola di sekolah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mendukung pelaksanaan Pemilu 2024,” katanya.
Yohanes menjelaskan program jemput bola rekam data E-KTP tersebut dilaksanakan mulai pukul 16.30-19.30 WIB setiap jadwal pelaksanaannya. Jadwal pelaksanaan mulai 29 Januari sampai 1 Februari. “Kami harap masyarakat bisa memanfaatkan ini agar sasarannya bisa terpenuhi sebelum 14 Februari 2024 mendatang,” pungkasnya.
BACA JUGA:
Sementara itu, Ketua KPU Kota Surakarta, Bambang Christanto, mengatakan berdasarkan data KPU Kota Solo Daftar Pemilih Tetap (DPT) berjumlah 439.009 orang. KPU mencatat pemilih pemula usia 17-21 tahun berjumlah 36.103 orang.
“Batas pemilu sukses yang ditetapkan di angka 80 persen, tingkat partisipasi di Solo secara umum sudah 82 persen. Karena itu kami juga koordinasi dengan Disdukcapil untuk memaksimalkan jemput bola,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
BACA JUGA: