Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Italia Tidak Lolos Piala Dunia (Lagi), Pria Catalonia Masuk Radar Pelatih Gli Azzurri Pengganti Gennaro Gattuso

Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026

Merahputih.com - Lampu stadion seolah meredup bagi Gli Azzurri saat eksekusi penalti terakhir Bosnia-Herzegovina merobek jala gawang.

Kesunyian panjang menyelimuti ruang ganti, menandai akhir perjalanan pahit Gennaro Gattuso sekaligus memperpanjang kutukan absennya Italia dalam tiga edisi Piala Dunia berturut-turut.

Impian menuju Piala Dunia 2026 musnah seketika, menyisakan puing-puing kegagalan menuntut perombakan total skuat biru.

Baca juga:

Krisis Sepak Bola Italia, Serie A Ingin Ambil Kendali Reformasi FIGC

Kebersamaan Tim Nasional Italia bersama Gennaro Gattuso resmi berakhir. Keputusan tersebut menyusul kekalahan menyakitkan pada final play-off kontra Bosnia-Herzegovina melalui adu penalti pasca skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal usai.

Eksodus Massal di Tubuh FIGC

Kegagalan menembus panggung dunia memicu gelombang pengunduran diri besar-besaran. Gabriele Gravina lebih dulu menanggalkan jabatan Presiden FIGC, disusul kepergian Gianluigi Buffon dari jajaran struktur manajemen tim nasional.

Kini, Gattuso melengkapi daftar eksodus tersebut setelah gagal mengangkat performa Alessandro Bastoni serta kolega.

Keterpurukan sepak bola Italia memaksa para petinggi mencari sosok penyelamat bertangan dingin. Publik mulai menyuarakan perubahan radikal guna mengakhiri status Italia sebagai penonton layar kaca saat turnamen akbar berlangsung.

Opsi Pelatih Asing dan Magnet Pria Catalonia

Beberapa nama kandidat mulai mencuat ke permukaan guna mengisi kekosongan kursi pelatih. Nama-nama beken seperti Roberto Mancini, Antonio Conte, hingga Massimiliano Allegri masuk dalam radar pantauan.

Namun, laporan Gazzetta dello Sport menghadirkan kejutan dengan memunculkan pria yang lahir di Santpedor, Catalonia sebagai opsi utama. Tak lain tak bukan, dialah Pep Guardiola.

Pep

Ketertarikan Italia terhadap pelatih asal Spanyol tersebut bukan tanpa alasan. Kontrak Guardiola bersama Manchester City berakhir musim panas ini.

Baca juga:

Kalah dari Bosnia, Gianluigi Donnarumma Akui Hancur Gagal Bawa Italia ke Piala Dunia 2026

Selain itu, pria plontos tersebut memiliki kedekatan emosional karena pernah membela Brescia serta AS Roma semasa aktif bermain.

Guardiola juga fasih berkomunikasi menggunakan bahasa Italia dan kerap memuji taktik pelatih lokal seperti Gian Piero Gasperini.

Jika terealisasi, Guardiola akan menjadi pelatih asing pertama menangani Italia sejak era Helenio Herrera pada tahun 1960-an. Kehadiran sosok baru diharapkan mampu mengembalikan martabat sepak bola Italia di mata internasional.

Baca Artikel Asli