Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Ipang Rilis 'Maak', Kisah Penyesalan Anak Rantau untuk Ibu

Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026

MERAHPUTIH.COM - IPANG kembali merilis karya terbaru bertajuk Maak. Lagu ini hadir dengan balutan genre pop Melayu yang kental dengan nuansa emosional, khas dengan karakter vokal Ipank yang menyentuh.

Melalui Maak, Ipank mengangkat kisah tentang penyesalan seorang anak perantau terhadap sosok ibunya. Liriknya menggambarkan rasa rindu yang mendalam, disertai kesadaran akan kesalahan dan jarak yang telah tercipta. Lagu ini sekaligus menjadi refleksi batin tentang pentingnya menghargai orang tua, terutama ketika berada jauh dari rumah dan diselimuti perasaan kehilangan.

Baca juga:

Lirik Lengkap Lagu 'Mutiara' dari Ipank, Lagi Trending di YouTube



Berikut lirik lengkapnya:



Mak, tahun ini ku tak pulang

Mak, jalan ini penuh rintangan

Terkadang lapar masih terucap kenyang

Basah kuyup namun kekeringan

Doamu bagaikan lentera kehidupan

Selalu terang di dalam perjalanan

Surgaku selalu dalam lindungan

Jasamu sungguh tak tergantikan

Bagaikan tetesan air hujan turun ke bumi

Mengalir deras dalam khayalan mimpi

Syair lagu ini kutulis di relung hati

Do'akan langkahku 'tuk mencari rezki

Aku sadar lukamu dulu

Marahmu itu peluk hangat untukku

Sehatlah selalu anakmu sedang berjuang untukmu

Sempurna cintamu berteduh dalam binaanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Jasamu sungguh tak tergantikan

Bagaikan tetesan air hujan turun ke bumi

Mengalir deras dalam khayalan mimpi

Syair lagu ini kutulis di relung hati

Do'akan langkahku 'tuk mencari rezki

Aku sadar lukamu dulu

Marahmu itu peluk hangat untukku

Sehatlah selalu anakmu sedang berjuang untukmu

Sempurna cintamu berteduh dalam binaanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Bagaikan tetesan air hujan turun ke bumi

Mengalir deras dalam khayalan mimpi

Syair lagu ini kutulis di relung hati

Do'akan langkahku 'tuk mencari rezki

Aku sadar lukamu dulu

Marahmu itu peluk hangat untukku

Sehatlah selalu anakmu sedang berjuang untukmu

Sempurna cintamu berteduh dalam binaanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu

Sembilan bulan cerminan syahdu

Ku merindu dalam pelukanmu.(Far)

Baca juga:

Ipang Lazuardi Bicara Perubahan Lewat 'GIMIK'

Baca Artikel Asli