MerahPutih.com - Polda Metro Jaya bersama Asosiasi Pengusaha Hiburan Malam melakukan pertemuan secara tertutup, guna membahas maraknya peredaran barang haram (Narkoba) yang menyasar pada tempat-tempat hiburan malam yang ada di Jakarta belakangan ini.
Hal tersebut dilakukan, sesuai arahan pak Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idam Aziz, untuk melawan terhadap peredaran barang haram tersebut.
"Sesuai arahan Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, kita harus perang melawan terhadap peredaran narkoba itu, makanya kita kumpulkan dulu untuk diberi tahu, sehingga ada satu kesepakatan, bahwa kita akan menindak tegas terhadap peredaran narkoba pada tempat hiburan malam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/2).
Lebih lanjut, Argo menjelaskan, sebanyak 100 pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Tempat Hiburan Malam itu, telah sepakat dan siap berperang untuk melawan terhadap peredaran barang haram ini. Sebab, terkait masalah Narkoba ini lanjut Argo, telah disampaikan juga dari pihak Kamtibmas, Babinsa, BNN, BNP dan ada juga dari BNNK.
"Masalah peredaran narkoba sudah disampaikan, dari Kamtibmas, Babinsa dari BNN ada, BNP ada BNNK ada semuanya," tambahnya.
Untuk itu, dalam melawan terhadap peredaran Narkoba itu juga, jelas Argo, pihaknya akan menurunkan satu pleton aparat kepolisian. Sehingga, satu pleton aparat kepolisian ini juga, akan ditempatkan pada tempat-tempat hiburan malam yang ada di Jakarta saat ini. Namun, terkait dengan tekniknya sendiri, nanti dari kepolisian yang tidak mungkin disampaikan disini.
"Teknisnya seperti apa, tidak disampaikan di sini, yang terpenting kita telah sepakat dengan asosiasi hiburan malam di Jakarta, dengan tegas untuk tidak ada peredaran narkoba di tempat hiburan malam itu," tutupnya. (*)
Berikut adalah berita hasil laporan kontributor merahputih.com, Gomes Roberto.