Ini 5 Makanan yang Perlu Dihindari Saat Liburan ke Luar Negeri

Selasa, 09 Oktober 2018 - Muchammad Yani

BERLIBUR ke luar negeri memang menyenangkan. Sayangnya, beberapa orang merasa mudah sakit saat pergi ke luar negeri. Nah, jika kamu satu diantaranya, jangan khawatir. Hal itu wajar karena perbedaan suhu atau iklim membuat tubuh mudah terserang atau terinfeksi penyakit.

Untuk itu sebaiknya kamu harus mengetahui cara mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan memilih makanan. Karena kita ketahui bersama, salah satu sumber penyakit ada di makanan. Dilansir Medical Daily (5/10), berikut ini makanan yang harus kamu hindari saat berlibur ke luar negeri.

1. Salad

Meski terlihat sehat ternyata salad yang tidak besih juga berpotensi menyebabkan penyakit (Pixabay/jill111)
Meski terlihat sehat, ternyata salad yang tidak besih juga berpotensi menyebabkan penyakit. (Pixabay/jill111)

Makanan mentah yang ada pada salad bisa mengandung kontaminan dan mokroorganisme, sehingga cukup rentan jika kita sembarangan memakannya. Lebih baik memilih buah-buahan atau sayuran yang harus dikupas terlebih dahulu sebelum dikonsumsi seperti pisang, mangga dan lainnya.

2. Kerang mentah

Lebih baik memasak kerang sendiri (Pixabay/DrRod)
Lebih baik memasak kerang sendiri. (Pixabay/DrRod)

Makanan ini juga perlu dihindari saat kamu berpergian. Cara paling aman yakni membeli kerang mentah dan memasaknya sendiri dengan mengukusnya selama 4-9 menit atau merebusnya 3-5 menit. Pastikan juga kamu membeli kerang di penjual terpercaya. "Hindari tiram dan kerang mentah, yang berpotensi membuat Anda sakit dan berujung liburan Anda terganggu," ujar ahli diet dari Boston, Elizabeth Ward.

3. Minuman dingin

Hati-hati membeli minuman dingin di beberapa negara (Pixabay/LUM3N)
Hati-hati membeli minuman dingin di beberapa negara. (Pixabay/LUM3N)

Pemilik agen perjalanan di Kolombia, Tom Allwright, pernah mencatat kalau terdapat praktik penggunaan air kembali dalam bentuk es batu. "Banyak restoran mencuci salad dengan air dari keran kotor dan menggunakan air yang sama untuk membuat es batu. Ini umum di Papua Nugini dan Afrika," kata dia.

4. Produk susu tak terpasteurisasi

Susu tidak terpasteurisasi masih mengandung banyak bakteri jahat (Pixabay/Couleur)
Susu yang tak dipasteurisasi menyimpan kuman jahat. (foto: pixabay/couleur)

Susu memang menyehatkan, tapi jika tidak terpasteurisasi tetap saja banyak kuman jahat di dalamnya. Susu yang tidak terpasteurisasi memiliki potensi mengandung bakteri salmonella, E.coli, listeri dan lainnya. Menurut lembaga pangan dan obat-obatan di Amerika Serikat, produk yang tak dipasteurisasi berisiko 150 kali lebih besar menyebabkan penyakit bawaan makanan.

5. Daging hewan liar

Memakan hewan liar beresiko terserang penyakit berbahaya (Pixabay/Salmar)
Memakan hewan liar berisiko terserang penyakit berbahaya. (Pixabay/Salmar)

Di negara-negara Afrika banyak orang yang mengonsumsi binatang hutan liar seperti kelelawar, monyet, gorila, simpanse, buaya, gajah, dan hewan pengerat. Padahal daging tersebut dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti Ebola dan Sindrom Pernafasan Akut Parah.

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan