MerahPutih.com - Indonesia melakukan kerja sama ekspor ke Malaysia terkait barang jadi dan jasa. Kolaborasi ini aksi nyata dari kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023.
Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menyaksikan Penandatanganan Kontrak Kerja Sama antara PT Terang Dunia Internusa (United Motors) dengan Atroniq Berhad.
Baca Juga:
Penandatanganan kontrak kerja sama ini merupakan salah satu wujud dari aksi nyata United yang pertama kali membuka toko ritel luring, pabrik, perakitan, distribusi, dan pelayanan produk di Malaysia. Hal ini merupakan realiasasi dari program Bangga Buatan Indonesia dan Indonesia Brands Go Global sekaligus menindaklanjuti MoU & PKS antara HIPPINDO dengan Kementerian Perdagangan.
Wamendag Jerry mengatakan bahwa setelah KTT ASEAN yang berlangsung pada 5–7 Sep 2023, dengan mengikuti jejak Kopi Kenangan dan Sari Ratu, United mulai melebarkan sayapnya ke Malaysia dengan melakukan ekspor ritel dan jasa. Selain membuka toko ritel, United juga membuka pabrik, perakitan, distribusi, dan pelayanan produk.
Baca Juga:
PRIMA Dorong Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Ekspor Bijih Nikel ke Luar Negeri
Tingkat belanja konsumen di Malaysia diproyeksikan terus meningkat dengan tren mencapai 8,21%. Hal ini berbanding lurus dengan proyeksi tren penjualan ritel sebesar 5,32. Di Malaysia, industri jasa ritel menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB Malaysia yang didominasi produk makanan dan minuman.
"Beberapa perusahaan ritel top di Malaysia antara lain B.I.G. Store, 7-Eleven, MJ Dept Store, Tesco, dan AEON," kata Jerry, Selasa (12/9).
Pada kesempatan tersebut, Wamendag Jerry menyampaikan apresiasi kepada HIPPINDO, PT Terang Dunia Internusa, serta Atroniq Berhad atas penandatanganan kontrak kerja sama yang akan membuka toko ritel luring, pabrik, perakitan, distribusi dan pelayanan produk merek United Motor di Malaysia. (Asp)
Baca Juga:
Eks Mendag Lutfi Dicecar 61 Pertanyaan Terkait Kasus Ekspor CPO