Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Indische Party Lepas Album Ketiga 'S.O.S'

Febrian Adi - Sabtu, 24 Juni 2023

SELEPAS menggoda para penggemar dengan mitologi dari Yunani yaitu Gadis Medusa, Indische Party menatap merilis album ketiga mereka, S.O.S, pada Juni 2023. Album ini sekaligus jadi debut Indische Party yang melibatkan Warman Nasution sebagai gitaris sejak bergabung pada 2018.

"Melalui album S.O.S kami menyuarakan musik yang selalu transformatif, bertahan melewati situasi krisis dengan karya yang makin bengis dan penuh nuansa magis. Sebuah pengingat untuk berpegang teguh pada tujuan dan impian dalam berkarya,” ucap vokalis Indische Party Japs Shadiq dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com, Jumat (23/6).

Baca juga:

Indische Party Lepas 'Gadis Medusa' Sebagai Pembuka Album Terbaru

Lirik-lirik di lagu-lagu Indische Party banyak berisi pengalaman sehari-hari, trek balada seperti Too many Love Song dan So Sweet Of You To Cry For Me, misalnya, tidak jauh dari realita kisah romantika skandal hubungan yang kandas dengan aransemen yang harmonis dan lebih manis daripada lagu balada yang pernah dibuat Indische Party sebelumnya.

Kemudian dalam Too Many Love Song untuk pertama kalinya Japs Shadiq dan Tika Pramesti berduet menembangkan lagu diiringi permainan piano ala klasik yang dimainkan Warman Nasution. Tak ketinggalan tembang Di Antara Rindu melibatkan Yasintha Pattiasina mengisi aransemen biola yang memperindah aransemen lagu.

"Album ini secara keseluruhan melambangkan pendewasaan bermusik Indische Party, penuh penghayatan juga perkembangan secara musikalitas dalam aransemen lagu,” ujar pemain bas Indische Party Jacobus Dimas.

Namun, lagu-lagu seperti Dalam Tamanku Bersemi Bunga terdengar lebih puitis mengeksplorasi rasa ketika mengalami pencerahan dalam pemikiran, dibalut dengan sayatan psikadelik gitar yang menambah dimensi baru untuk para pendengar setia Indische Party.

Baca juga:

Indische Party Berdansa Kembali Lewat Single ‘The Highest Stars’

Sementara itu, lagu S.O.S mengandung satire dan protes pada situasi pandemi. Gadis Medusa dengan lidahnya yang menggoda merupakan metafora perempuan penggoda yang bertebaran di sosial media, siap memangsa dan dimangsa. Di Tengah Badai menjadi lagu yang menyimbolkan Indische Party dalam perjuangan menembus segala rintangan untuk mewujudkan album penuh terbaru ini.

"Dengan proses yang melewati berbagai kendala dan jangka waktu yang cukup panjang, Indische Party berhasil melahirkan album yang jauh lebih matang,” tambah drummer Indische Party Tika Pramesti.

S.O.S merupakan momen 'kembalinya' Indische Party, sebuah metamorfosis dari dua album sebelumnya. Ibarat kapal karam yang terombang-ambing hampir tenggelam, Indische Party terus berjuang dan berhasil menerjang badai untuk melepas album ketiga setelah enam tahun perilisan album kedua. (far)

Baca juga:

Kidung Awan Kelabu Persembahan Indische Party di ‘Duka Akhir Kemarau’

Baca Artikel Asli