Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

IHSG Hari Ini Tancap Gas! Rekor Cadangan Devisa RI Bikin Investor Makin Pede

Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026

Merahputih.com - Pergerakan IHSG hari ini kembali membawa angin segar bagi para investor dengan dibuka menguat 19,84 poin ke posisi 6.639,51 berkat sentimen positif meroketnya cadangan devisa Indonesia.

Laju hijau pada prediksi IHSG Selasa (8/9) pagi ini membuktikan bahwa fundamental ekonomi domestik mampu menopang kepercayaan pasar, meski berbagai tantangan geopolitik sedang membayangi.

Kabar baik ini juga diikuti oleh Indeks LQ45 yang ikut merangkak naik 0,20 persen ke posisi 657,73, memberikan sinyal cuan bagi kamu yang aktif berburu saham-saham unggulan.

Baca juga:

AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus

Menguatnya pergerakan IHSG hari ini jelas dipengaruhi oleh amunisi kuat dari dalam negeri, terutama laporan cadangan devisa Indonesia periode Agustus 2026 yang tembus angka 146,5 miliar dolar AS, naik dari bulan sebelumnya di 145,3 miliar dolar AS.

Kenaikan sentimen pasar modal ini bukan tanpa alasan, mengingat posisi tersebut adalah level tertinggi sejak Maret 2026 yang sukses didorong oleh moncernya penerimaan pajak, jasa, hingga penarikan utang luar negeri.

Lewat katalis positif ini, investasi saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan bakal makin bergairah, apalagi devisa kita sekarang jauh di atas standar internasional yang hanya menetapkan 3 bulan impor.

Perisai Ekonomi Domestik: Rupiah Aman, Utang Terkendali

Banyak pihak menilai tingginya angka cadangan devisa kita adalah bemper yang sangat solid. Devisa ini diklaim mampu menutup kebutuhan impor selama 5,3 hingga 5,4 bulan ke depan sekaligus membereskan kewajiban utang luar negeri pemerintah.

Posisi cadangan devisa dapat mengimbangi pembayaran utang luar negeri dan intervensi sebagai upaya menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia (BI),

ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.

Meski indikator makro tampak kinclong, pemerintah tetap punya pekerjaan rumah terkait postur anggaran 2027.

Saat ini, permintaan tambahan anggaran dari berbagai kementerian dan lembaga (K/L) nyaris menyentuh Rp1.000 triliun.

Tentu saja, angka fantastis ini jauh di atas kesepakatan awal yang hanya Rp9,1 triliun. Dengan ruang fiskal yang terbatas, pemerintah wajib melakukan efisiensi ketat agar defisit anggaran tidak kebobolan.

Pantauan Global: Dari Inflasi China Hingga Tensi Timur Tengah

Bergeser ke panggung global, para pelaku pasar juga sedang pasang mata terhadap sejumlah sentimen penting yang bisa memengaruhi arah pergerakan bursa pekan ini:

Baca juga:

IHSG Hari Ini Sukses Menghijau ke 6.639, Tapi Rupiah Malah Loyo Dilibas Dolar AS

Rapor Bursa Saham Regional

Sebagai penutup, berikut adalah ringkasan pergerakan bursa saham global dan Asia yang turut mewarnai psikologis pasar pagi ini:

Dengan racikan sentimen domestik yang solid dan tantangan global yang dinamis, pastikan kamu tetap objektif dan menyesuaikan strategi trading maupun investasimu hari ini!

Baca Artikel Asli