Merahputih.com - Prediksi Tottenham vs Everton akan menjadi banyak perbincangan para pencinta sepak bola. Duel panas sesuai jadwal Liga Inggris ini akan terasji di Tottenham Hotspur Stadium pada Sabtu (12/9) malam 23.30 WIB.
Skuad asuhan Roberto De Zerbi memikul beban berat untuk segera mencetak gol perdana dan meraih kemenangan pertama musim ini guna menjawab kritik pedas suporter tuan rumah. Akankah tumpukan pemain mahal Spurs mampu membungkam kejutan taktik David Moyes bersama The Toffees?
Baca juga:
Drama Mykhailo Mudryk Berlanjut, Baru Debut Tottenham Kini Harus Absen Panjang Lagi
Bicara soal proyeksi skor Tottenham vs Everton, tekanan mental jelas ada di kubu tuan rumah setelah mereka tampil melempem tanpa satu pun tembakan ke gawang (shot on target) saat ditahan imbang 0-0 oleh Nottingham Forest pekan lalu.
Bayangkan saja, meski manajemen sudah bakar uang lebih dari 300 juta Poundsterling atau sekitar Rp 6 triliun di bursa transfer musim panas demi mendatangkan bintang seperti Sandro Tonali hingga Sávio, De Zerbi terkesan masih meraba-raba dan meminta waktu adaptasi tambahan.
Wajar kalau fans mulai gerah melihat susunan pemain Spurs yang terus dirombak tapi tim kebanggaan mereka malah terjerembap di papan bawah dengan koleksi miris satu poin dari tiga laga awal.
Bayang-Bayang Kutukan 20 Tahun Silam

Mengulik data statistik, ada fakta ngeri-ngeri sedap buat armada De Zerbi. Spurs saat ini berstatus sebagai satu dari tiga klub (bersama Aston Villa dan Coventry City) yang masih mandul alias belum mencetak gol di Liga Premier musim ini.
Padahal secara historis, mereka belum pernah gagal menjebol gawang lawan di empat laga awal liga dalam satu musim kompetisi.
Sialnya, memori kelam mengintai. Terakhir kali Spurs puasa gol di empat pertandingan kasta tertinggi secara beruntun terjadi tepat 20 tahun lalu.
Pahitnya lagi, rentetan hasil buruk itu mencakup kekalahan 2-0 di kandang sendiri dari Everton. Tebak siapa pelatih Everton kala itu pada Agustus 2006? Ya, David Moyes. Dua dekade berlalu, sang manajer gaek kini datang dengan ambisi mengulang sejarah manis tersebut di Tottenham Hotspur Stadium.
Modal Apik Everton: Skuad Tipis, Mental Baja
Di sudut seberang, kubu Merseyside justru sedang menikmati tren positif yang mengejutkan. Walau aktivitas mereka di hari penutupan bursa transfer (deadline day) terbilang kacau balau, skuad tipis racikan Moyes malah belum tersentuh kekalahan di liga domestik dan sukses melaju mulus ke babak ketiga EFL Cup.
Berbanding terbalik dengan Spurs yang seret gol, Everton sudah panen sembilan gol sejauh ini. Mentalitas mereka juga tak main-main.
Di dua laga terakhir, mereka sukses mencuri poin lewat gol krusial di masa injury time. Teranyar, rekrutan anyar dari Lyon, Ainsley Maitland-Niles, mencetak gol spektakuler di menit 95:11 untuk menahan imbang Manchester United.
Menariknya, Maitland-Niles menjadi pemain Everton pertama yang sukses mencetak gol di laga debut kasta tertinggi sejak era Richarlison pada Agustus 2018 silam.
Meski begitu, Everton juga punya pekerjaan rumah. Sebelum bertolak ke London, rekor tandang mereka masih memble (tanpa kemenangan di enam laga away terakhir). Mereka juga harus ingat memori kelam musim lalu saat dibantai Spurs dalam dua pertemuan beruntun dengan agregat telak 4-0.
Kabar Cedera dan Perkiraan Susunan Pemain

Melihat skuad yang terbatas, Moyes sepertinya tidak akan banyak mengutak-atik formasi yang tampil heroik melawan MU. Ini artinya, pemain bintang seperti Jack Grealish mungkin masih harus sabar menghangatkan bangku cadangan. Beruntung, badai cedera kubu tamu tak terlalu parah; hanya Christian Nørgaard yang dipastikan absen akhir pekan ini.
Sebaliknya, pusing kepala De Zerbi makin bertambah. Pelatih asal Italia ini sedang kebingungan merakit "kepingan puzzle" skuad mahalnya. Bayangkan, ia sudah membuat delapan pergantian di starting XI musim ini, jumlah bongkar-pasang terbanyak di liga, menyamai rekor klub di musim 2011-12.
Opsi De Zerbi makin menyusut. Richarlison 'dibekukan' usai terseret drama transfer Everton, kondisi James Maddison masih tanda tanya, dan kabar buruknya, Mykhailo Mudryk dipastikan menepi hingga jeda internasional usai cedera ankle saat latihan.
Kabar baiknya? Absennya Mudryk membuka jalan bagi Mathys Tel, winger lincah yang saat ini memegang rekor dribel sukses terbanyak di Liga Inggris (10 kali).
Head to Head Tottenham Hotspurs dan Everton
Musim lalu, pertemuan kedua tim terasa sangat emosional. Gol tunggal João Palhinha di menit ke-43 tak hanya mengunci kemenangan 1-0 untuk tuan rumah, tapi juga sukses menyelamatkan Spurs dari jurang degradasi di hari terakhir liga.
Spurs juga menang 3-0 di paruh pertama musim lalu, namun mereka belum pernah mencetak rekor menang tiga kali beruntun atas The Toffees tanpa kebobolan.
5 Pertemuan Terakhir
Secara keseluruhan, Everton hanya mampu meraih satu kemenangan dari 11 perjumpaan terakhir melawan Spurs (menang 3-2 di Goodison Park pada Januari 2025).
Prakiraan Susunan Pemain
Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Antonín Kinsky; Pedro Porro, Jan Paul van Hecke, Micky van de Ven, Andy Robertson; Rodrigo Bentancur, Sandro Tonali; Sávio, Conor Gallagher, Mathys Tel; Omar Marmoush.
Pelatih: Roberto De Zerbi
Everton (4-2-3-1): Jordan Pickford; Merlin Röhl, James Tarkowski, Jarrad Branthwaite, Vitaliy Mykolenko; Harrison Armstrong, James Garner; Brennan Johnson, Kiernan Dewsbury-Hall, Tyrique George; Thierno Barry.
Pelatih: David Moyes