Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

IHSG Hari Ini Jeblok Tipis Saat Pembukaan, Kebijakan B50 Siap Jadi Penyelamat Saham Sektor Sawit

Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 Juli 2026

Merahputih.com - Layar pergerakan saham digital di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) memancarkan warna merah merona pada awal perdagangan semester kedua. Langkah hati-hati para pelaku pasar terlihat jelas lewat volume perdagangan ringkas, mencerminkan sikap waspada menanti rilis indikator ekonomi nasional terbaru.

Ketidakpastian global berpadu dinamika domestik membuat arah pergerakan IHSG hari ini berpotensi bergerak volatil.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Longsor ke Level 5.801 Bareng Indeks Saham LQ45, Rupiah Keok Dekati Rp18.000 Per Dolar AS

Lantai bursa mencatat pelemahan tipis indeks saham gabungan pada pembukaan perdagangan Rabu (1/7) pagi. Begitu pula kelompok saham unggulan ikut terkoreksi akibat aksi wait and see investor terhadap sentimen makro.

Ke depan, pergerakan IHSG masih berpotensi volatil karena pasar menunggu kepastian arah suku bunga global, perkembangan isu potensi penurunan klasifikasi pasar oleh MSCI, serta kemampuan data domestik menunjukkan ketahanan ekonomi,

Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas.

Sentimen Domestik dan Peluang Penguatan

Arah angin pergerakan saham lokal hari ini bertumpu pada rilis data inflasi Juni 2026, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia, serta neraca perdagangan Mei 2026. Sektor komoditas mendapat angin segar menyusul peluncuran kebijakan baru pemerintah per tanggal 1 Juli.

Berikut rincian data ekonomi domestik serta proyeksi pasar:

Tekanan Eksternal dan Rapor Bursa Dunia

Beban berat pasar saham dalam negeri datang dari penguatan indeks dolar Amerika Serikat (DXY) menuju posisi 101,26. Lonjakan data lowongan kerja JOLTS AS mencapai 7,594 juta kesempatan kerja memperkuat dugaan bahwa bank sentral AS, The Fed, mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Baca juga:

Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS, Investor Asing Kuras Pasar Saham Domestik

Fokus perhatian dunia kini tertuju pada pidato Gubernur The Fed Kevin Warsh dalam forum European Central Bank (ECB) di Sintra, Portugal. Pernyataan tersebut menjadi kompas arah kebijakan moneter global ke depan.

Kondisi pasar modal global dan regional bergerak variatif dengan rincian performa penutupan pasar kemarin:

Baca Artikel Asli