[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa

Selasa, 27 Januari 2026 - Ananda Dimas Prasetya

MerahPutih.com - Media sosial belakangan tengah dihebohkan dengan kabar bergabungnya seorang WNI bernama Kezia Syifa yang diduga bergabung menjadi legiun tentara Amerika Serikat (AS).

Informasi ini menjadi perdebatan karena warga Indonesia tak boleh bergabung dengan pasukan asing.

Disebutkan, salah satu alasan Kezia bergabung menjadi tentara AS karena dipersulit di Indonesia. Selain penghasilan di negeri Paman Sam itu juga lebih besar. Informasi ini diunggah akun Facebook 'Efforts On Religion'.

NARASI:

"Jadi alasan aku kenapa mau jadi tentara Amerika yang pertama adalah jadi tentara di Indonesia tuh sulit guys. Harus keluarin duit ratusan juta. yang kedua karena kita semua pasti tau lah di sana penghasilannya lebih besar dan jenjang karir yang lebih pasti. yang ketiga karena aku suka tantangan aku ingin terus belajar ngelakuin hal-hal baru yang nggak bisa aku lakuin di Indonesia. Walaupun sekarang status WNI aku dicabut tapi aku berharap suatu hari nanti aku bisa balik lagi ke Indonesia sebagai warga sipil."

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke

[HOAKS atau FAKTA]: Pesawat ATR 42-500 Jatuh karena Power Bank Penumpang Terbakar

[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menduga video tersebut merupakan hasil rekayasa AI, ditandai dengan gerakan mulut yang kurang natural dan tidak pas dengan suara. Hasil uji dengan alat deteksi AI Hive Moderation menunjukkan probabilitas 99 persen bahwa video itu buatan AI.

Berdasarkan wawancara cnnindonesia.com dengan ibunda Syifa, Safitri, ketertarikan Syifa berawal dari pengalaman pendidikannya selama menempuh sekolah di AS.

"Syifa tertarik bergabung dengan Army National Guard di Maryland itu karena Syifa telah bersekolah di Amerika sejak tahun 2023 dan lulus di tahun 2025. Setelah lulus sekolah, dia ingin melanjutkan pendidikan dan kariernya," kata Safitri, kepada cnnindonesia.com pada 22 Januari 2025.

KESIMPULAN:

Video hasil rekayasa AI dengan probabilitas 99 persen. Unggahan dengan narasi “Kezia Syifa gabung ke Militer AS karena dipersulit di Indonesia” merupakan konten dengan konten hoaks. (Knu)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan