Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Setop Pakai Dolar AS, Menkeu Purbaya Ajak Pindah ke Yuan China

Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026

Merahputih.com - Pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS memicu sorotan di media sosial. Kali ini, beredar informasi di media sosial yang menyebut pemerintah Indonesia berencana berpindah ke mata uang Yuan sebagai acuan.

Informasi ini diunggah akun Facebook 'Warung Samudra'. Akun ini juga mencatut nama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Per Senin (25/5), unggahan ditonton lebih dari 208 ribu kali.

Isu terkait rupiah ramai diperbincangkan publik karena nilainya yang makin melemah. Nilai rupiah sempat menyentuh Rp 17.717 per dolar AS.

Kondisi tersebut dipengaruhi penguatan dolar global dan tekanan ekonomi internasional, sehingga transaksi berbasis dolar menjadi lebih mahal bagi Indonesia.

NARASI:

Indonesia Stop Pakai dolar AS, Purbaya Pindah ke yuan China dan Terbitkan Panda Bond Untuk Perkuat Rupiah

Baca juga:

Rupiah Melemah ke Rp 17.717 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Minta Masyarakat Tak Panik

FAKTA:

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci 'Indonesia Stop Pakai dolar AS, Purbaya Pindah ke yuan China' ke mesin pencarian Google.

Hasilnya, tidak ditemukan laporan resmi maupun pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim.

TurnBackHoax kemudian memasukkan kata kunci “Penggunaan dolar AS dalam Transaksi Bilateral Indonesia” ke mesin pencarian Google. Penelusuran teratas mengarah ke siaran pers Bank Indonesia yang dimuat 13 April 2026.

Diketahui, meski local currency transaction atau sistem transaksi perdagangan internasional yang menggunakan mata uang lokal masing-masing negara meningkat dua kali lipat pada akhir 2025, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa nilainya masih rendah dibanding total perdagangan internasional Indonesia dengan menggunakan dolar AS (USD).

Baca juga:

BI Tidak Ingin Dolar Dominasi Devisa Hasil Ekspor, Ingin Yuan Bertambah

Dalam laporan yang sama, BI juga menyampaikan bahwa cadangan devisa Indonesia masih dihitung dalam USD.

Sejauh penelusuran, tidak ditemukan laporan resmi yang menyatakan Indonesia meninggalkan dolar AS atau mengganti dolar dengan yuan China secara penuh.

KESIMPULAN:

Tidak ditemukan laporan resmi maupun pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Jadi, unggahan berisi narasi 'Indonesia stop pakai USD, Purbaya pindah ke Yuan China' itu merupakan konten palsu. (Knu)

Baca Artikel Asli