MerahPutih Peristiwa - Situasi di kawasan Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kusumanegara, Kamasan, Kota Yogyakarta, masih mencekam. Hal tersebut akibat ada dua kelompok antara pemuda pendukung kemerdekaan Papua dengan kelompok pendukung NKRI yang bersitegang.
Berdasarkan pantauan merahputih.com, pukul 20.30 WIB, ratusan personel kepolisian dari Polda DI Yogyakarta masih berjaga dengan deretan mobil polisi beserta water canon di sekitar Jalan Kusumanegara. Beberapa di antaranya tampak bersenjata lengkap.
Polisi berjaga sejak pagi hari, Jumat (15/7). Penjagaan dilakukan mulai dari pertigaan kampus Sarjanawiyata hingga pertigaan makam pahlawan. Penjagaan dipicu beredarnya kabar demo dua kelompok mahasiswa asal Bumi Cenderawsih tersebut.
Sebelumnya, polisi sempat menghentikan dua pemuda Papua yang tengah mengendarai sepeda motor di kawasan asrama tersebut saat melakukan penyisiran. Keduanya tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan hingga akhirnya sementara diamankan polisi. Bahkan, dari penyisiran, polisi menahan 10 pemuda asal Papua guna menghindari terjadinya bentrokan antar kelompok.
Kapolres Kota Yogyakarta Kombes (Pol) Tommy Wibisono juga menyatakan bahwa salah satu kelompok mahasiswa Papua dikabarkan akan melakukan demo kemederkaan Papua. "Tuntutan kemerdekaan itu ada pidananya," katanya kepada wartawan. (Fre)
BACA JUGA:
- Pendukung NKRI dan Pro Kemederkaan Papua Bersitegang
- BMKG: Gempa Tektonik Guncang Pantai Utara Papua
- Wisata Pantai Bosnik nan Indah di Papua
- Tari Sajojo Gambarkan Semangat Kebersamaan Rakyat Papua
- Luapan Kegembiraan dalam Lagu Papua E Mambo Simbo