Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur

Angga Yudha Pratama - 1 jam, 37 menit lalu

Merahputih.com - Misi operasi darurat pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah berubah menjadi duka. Sebuah helikopter jenis Mi-17 milik TNI AD dilaporkan jatuh di wilayah Kabupaten Seruyan pada Rabu (4/11).

Baca juga:

20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota

Peristiwa nahas ini merenggut nyawa tiga prajurit yang tengah bertaruh nyawa untuk menjinakkan titik api di kawasan konservasi.

Helikopter milik TNI AD itu mengalami kecelakaan ketika mengambil air laut untuk mendukung operasi pemadaman karhutla melalui metode water bombing. Insiden terjadi di wilayah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah sekitar pukul 11.18 WIB.

Kepala Penerangan Kodam XXII Tambun Bungai, Kolonel Arh Dodo Sahata Manullang.

Detik-detik Jatuhnya Helikopter

Berdasarkan data penerbangan, helikopter tersebut lepas landas dari Kuala Pembuang pada pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk menyelamatkan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) dari ancaman api. Namun, pesawat celaka saat bermanuver.

Foto

Gugurnya Tiga Pahlawan Udara

Kecelakaan tragis saat mengambil air untuk metode water bombing ini memakan tiga korban jiwa dari Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Ketiga pahlawan tersebut adalah Letkol CPN (Anum) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (Anum) Nurhafiz Akbar, serta Sertu (Anum) Heri Prasetyo.

Gugurnya ketiga prajurit ini menjadi bukti nyata tingginya risiko bertugas di garis depan demi menyelamatkan masyarakat dari bencana asap.


Belasungkawa Mendalam dari Instansi Militer

Kepergian tiga prajurit terbaik ini memicu gelombang empati dan duka mendalam dari publik serta keluarga besar kesatuan. Pangkalan Udara Utama TNI AD (Lanumad) Ahmad Yani pun secara resmi melepaskan pahlawan mereka dengan penghormatan terakhir.

Baca juga:

Menepis Tuduhan Karhutla, Industri Sawit Butuh Transparansi, Bukan Sikap Diam

"Komandan beserta keluarga besar Lanumad A. Yani Puspenerbad turut berduka cita atas musibah kecelakaan helikopter Mi-17 TNI AD yang bertugas dalam Satgasud Penanggulangan Karhutla di Kalimantan. Bagi korban meninggal dunia, semoga Tuhan YME mengampuni segala kekhilafannya, menerima seluruh amal baiknya, menempatkan di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," jelasnya

Baca Artikel Asli