Heboh Mayat Perempuan di Gudang Kimia Farma, Begini Kronologinya Versi Polisi
Rabu, 20 Maret 2024 -
MerahPutih.com - Penemuan mayat perempuan berinisial BMJ (56) ditemukan tewas membusuk di gudang Apotek Kimia Farma di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Minggu (17/3) lalu sempat menghebohkan publik.
Meski penyebab tewasnya korban dan alasan mayatnya berada dalam gudang apotek masih menjadi misteri, kepolisian mulai buka suara berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang baru saja selesai dilakukan.
Baca juga:
Mayat Perempuan Ditemukan di Rel Timur Stasiun Purwosari, Diduga Korban Bunuh Diri
"Penyelidikan dilakukan oleh tim penyidik Polsek Samarinda Kota, bersama Satreskrim Polresta Samarinda," kata Kapolresta Samarinda Kombes Ary Fadli saat jumpa pers di Mapolresta Samarinda, dikutip dari Antara Rabu (20/3).
Kombes Ary menceritakan kronologi kejadian berawal dari Rumah Sakit Jiwa Atma Husada tempat BMJ sedang menjalani kontrol dan pemeriksaan. Setelah meminta minum dari suaminya, lanjut dia, korban ditinggal sendirian sementara suaminya menunggu obat. Namun, kata dia, ketika suaminya kembali tidak menemukan istrinya dan sudah upaya menghubungi melalui ponsel tidak berhasil.
Ary menambahkan saksi lain seorang ibu memasuki apotek dan menuju ruang racik obat sambil membawa kantong kresek hitam. Menurut dia, kala itu saksi mengira kantong tersebut berisi sampah dan melihat ibu tersebut menuju ke taman belakang untuk mencuci tangan.
Baca juga:
Mengawetkan Mayat bukan Alasan Orang Mesir Kuno Lakukan Mumifikasi
"Kantong kresek yang ditemukan di musala berisi bungkus makanan kecil. Seorang petugas Kimia Farma yang ingin menggunakan toilet menemukan kantong tersebut dan membuangnya ke tempat sampah, mengira itu adalah sampah," ungkap Ary.
Lebih jauh, Ary menerangkan jenazah perempuan di gudang Kimia Farma, Jalan P Hidayatullah itu memang ditemukan di bagian belakang gudang yang digunakan untuk menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai.
Saat ini, kepolisian sedang menunggu hasil autopsi dan digital forensik untuk mengetahui penyebab kematian. "Kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menemukan jenazah perempuan berinisial BMJ (56) dengan barang bukti berupa ponsel dan dompet yang berisi uang Rp 110 ribu," tandas Ary. (*)
Baca juga: