Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hasil Evaluasi 5 Peserta Meninggal, Wamenhan Coret Manajer Koperasi Merah Putih dari Komcad

Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026

MerahPutih.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) membatalkan rencana menjadikan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sebagai pasukan komponen cadangan (Komcad).

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menjelaskan keputusan itu diambil setelah evaluasi menyusul meninggalnya lima peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

"Sudah menyampaikan kepada anggota Komisi I bahwa kami sudah merevisi program ini. Yang semula mereka juga akan menjadi komponen cadangan," kata Donny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7).

Baca juga:

Latsarmil Calon Manajer Kopdes Diubah Jadi Bela Negara, Modul Manajerial Disuplai Kemenkop dan KKP

Tidak Latihan Militer dan Pegang Senjata

Menurut dia, para peserta kini hanya akan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara. "Kami sudah tetapkan bahwa mereka hanya diberikan pembinaan, pendidikan, pelatihan bela negara," imbuhnya.

Donny menegaskan pelatihan tidak lagi mencakup penggunaan senjata maupun taktik militer. Materi difokuskan pada pembentukan karakter, seperti nasionalisme, patriotisme, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kerja sama.

Jadi mereka hanya diberikan pelajaran terkait dengan nasionalisme, patriotisme, disiplin. Jadi seperti mengikuti jadwal harian itu juga melatih disiplin waktu mereka,

Wamenhan Donny Ermawan Taufanto.

Pelatihan Manajerial 1 Bulan

Tak hanya mengubah materi, Kemenhan juga memangkas durasi pelatihan bela negara dari satu bulan menjadi dua pekan. Peserta juga akan mengikuti pelatihan manajerial selama sekitar satu bulan sesuai bidang penugasan masing-masing.

Baca juga:

5 Orang Meninggal, Latihan Dasar Militer Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Harus Dievaluasi

Wamenhan menambahkan untuk pendidikan manajerial berlangsung selama satu bulan setelah menyelesaikan pelatihan Bela Negara. Dilansir Antara, untuk modul pembelajaran disiapkan dua kementerian terkait sesuai program koperasi desa maupun koperasi nelayan.

“Dari Kementerian Koperasi (Kemenkop) sudah menyiapkan modul-modulnya demikian juga yang dari KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) juga sudah menyiapkan modul-modul pembelajaran,” tandas Donny. (*)

Baca Artikel Asli