Merahputih.com - Belgia vs Senegal menjadi saksi lahirnya momen paling ikonik sepanjang sejarah sepak bola modern saat Setan Merah bangkit dari ambang kehancuran.
Laga hidup mati ini berakhir dengan kemenangan dramatis Les Diables Rouges 3-2 atas Singa Teranga melalui babak perpanjangan waktu.
Kapten Belgia, Youri Tielemans, muncul sebagai pahlawan setelah mengesekusi penalti pada menit ke-124 lebih 44 detik.
Baca juga:
Bahkan, gol Youri Tielemans resmi menjadi gol paling telat dalam sejarah pelaksanaan Piala Dunia
Keajaiban Menit Akhir Romelu Lukaku
Senegal sebenarnya sempat berada di atas angin dan bersiap menantang Amerika Serikat atau Bosnia-Herzegovina pada babak 16 besar.
Pasukan Afrika ini memimpin dua gol terlebih dahulu berkat aksi Habib Diarra menit ke-25 dan sepakan voli indah Ismaïla Sarr menit ke-51.

Keputusan pelatih Belgia, Rudi Garcia, menarik keluar Kevin De Bruyne menit ke-56 bahkan sempat membuat permainan tim Eropa ini tampak buntu.
Pintu kebangkitan baru terbuka empat menit sebelum waktu normal berakhir melalui sontekan jarak dekat Romelu Lukaku.
Tiga menit berselang, sundulan melambung Youri Tielemans memanfaatkan salah antisipasi kiper Mory Diaw berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Berikut data lengkap jalannya pertandingan serta catatan rekor pertemuan kedua tim:
-
Skor Akhir Pertandingan: Belgia 3 (Romelu Lukaku 86', Youri Tielemans 89', 124'-p) vs Senegal 2 (Habib Diarra 25', Ismaïla Sarr 51').
-
Waktu Gol Penentu: Menit ke-124 dan 44 detik, rekor gol paling larut sejarah turnamen.
-
Catatan Sejarah Comeback: Belgia menjadi tim kedua setelah Jerman Barat (1954 dan 1970) mampu membalikkan keadaan dari tertinggal 2 gol dalam dua laga fase gugur Piala Dunia berbeda (sebelumnya versus Jepang pada 2018).
-
Rekor Individu Habib Diarra: Pemain Sunderland pertama mencetak gol dalam dua laga awal sebagai starter Piala Dunia untuk Senegal.
-
Rekor Gol Ismaïla Sarr: Mengoleksi 4 gol, menyamai rekor gol terbanyak pemain Afrika dalam satu edisi Piala Dunia milik Roger Milla (1990).
-
Milestone Liga Inggris: Gol Diarra menandai keterlibatan gol ke-100 para pemain Premier League sepanjang turnamen 2026 ini.
Drama VAR Penentu Kelolosan Red Devils
Memasuki babak tambahan, kedua tim bermain lebih hati-hati hingga sebuah insiden terjadi menjelang peluit panjang berbunyi.
Dodi Lukébakio sempat melepaskan tembakan mengenai mistar gawang sebelum wasit meniup peluit akibat pelanggaran Lamine Camara terhadap Tielemans. Intervensi VAR memperkuat keputusan penalti bagi skuad Setan Merah.
Baca juga:
Klasemen Akhir Grup I Piala Dunia 2026: Prancis Hajar Norwegia 4-1 Senegal Hidupkan Asa Lolos
Gelandang Aston Villa tersebut maju sendiri mengeksekusi peluang emas ke pojok kanan atas gawang tanpa mampu dihalau kiper lawan.

Keberhasilan ini memastikan langkah Belgia menuju fase berikutnya sekaligus memperpanjang napas generasi emas mereka.
Masyarakat pecinta bola kini menanti taktik lanjutan Rudi Garcia pada babak perdelapan final mendatang. Turnamen akbar ini terus menyajikan drama bernilai tinggi bagi para penggemar olahraga kulit bundar dunia.
