Ini Yang Harus Dipelajari Calon Menajer Koperasi Desa Merah Putih, Bukan Pendekatan Fisik Berlebihan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Ini Yang Harus Dipelajari Calon Menajer Koperasi Desa Merah Putih, Bukan Pendekatan Fisik Berlebihan

Peserta latsarmil dari pengelola KDMP dan KNMP mengikuti upacara pembukaan pelatihan diklat di lapangan Dirgantara AAU, Yogyakarta, pada Rabu (17/6/2026). ANTARA/HO-Humas TNI AU

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - 5 Peserta meninggasl dalam rangkaian kegiatan latihan dasar militer bagi calon Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Anggota Komisi VI DPR RI, Rivqy Abdul Halim, menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya lima orang tersebut.

Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,

ujar Gus Rivqy di Jakarta, Selasa (30/6).

Gus Rivqy menegaskan, peristiwa tersebut harus menjadi momentum evaluasi terhadap desain rekrutmen calon manajer KDKMP. Program strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi desa tidak boleh dibayangi oleh proses seleksi yang berpotensi menimbulkan korban jiwa.

Kebutuhan utama seorang manajer koperasi adalah kapasitas kepemimpinan, integritas, kemampuan mengelola usaha, literasi keuangan, tata kelola organisasi, serta kemampuan membangun jejaring dengan masyarakat dan pelaku usaha.

Ia menegaskan, skema rekrutmen semestinya lebih menitikberatkan pada pengukuran kompetensi manajerial dibandingkan tes fisik, apalagi digelar dalam waktu yang cukup lama.

Saya melihat retret bagi mereka itu cukup lama ya, sampai sebulan. Dan setelah itu pelatihan manajerial 15 hari. Jadi mungkin untuk selanjutnya dikurangi saja durasi retretnya, jangan sebulan. Akan lebih baik kalau difokuskan ke skema manajerial saja,

katanya.

Gus Rivqy mengusulkan, agar pembekalan calon manajer KDKMP lebih menekankan praktik lapangan melalui pendampingan langsung di koperasi-koperasi yang telah berhasil, magang bersama pelaku usaha, serta pendampingan oleh mentor profesional.

Ia menyatakan, banyak negara telah membuktikan bahwa keberhasilan koperasi dibangun melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, bukan pendekatan fisik yang berlebihan.

Di Jepang, koperasi pertanian berkembang melalui pendidikan manajemen yang berkelanjutan, pelatihan bisnis, dan pendampingan professional,

katanya.

Di Korea Selatan, gerakan Saemaul Undong berhasil memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan kepemimpinan lokal, pelatihan kewirausahaan, serta partisipasi masyarakat.

Sementara di Belanda, koperasi-koperasi besar tumbuh karena dikelola oleh manajer profesional dengan kompetensi bisnis, tata kelola, dan akuntabilitas yang kuat.

Indonesia perlu mengadopsi praktik-praktik terbaik tersebut,

katanya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan berhasil apabila dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, memahami bisnis, dan dibina secara berkelanjutan.

Yang terpenting, tidak boleh ada lagi peserta yang kehilangan nyawa dalam proses menyiapkan pemimpin koperasi masa depan,

katanya. (Pon)
#Latihan Dasar Kemiliteran #Koperasi Merah Putih #Lowongan Koperasi Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ini Yang Harus Dipelajari Calon Menajer Koperasi Desa Merah Putih, Bukan Pendekatan Fisik Berlebihan
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan berhasil apabila dikelola oleh sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, memahami bisnis, dan dibina secara berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
Ini Yang Harus Dipelajari Calon Menajer Koperasi Desa Merah Putih, Bukan Pendekatan Fisik Berlebihan
Indonesia
DPR Setuju Mode Pelatihan Gaya Militer untuk Calon Manajer Kopdes, Ganti Belajar Manajerial
DPR akan mengawal proses evaluasi yang dilakukan pemerintah terhadap pelatihan tersebut agar menghasilkan perbaikan yang menyeluruh.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
DPR Setuju Mode Pelatihan Gaya Militer untuk Calon Manajer Kopdes, Ganti Belajar Manajerial
Indonesia
Kemenhan Hentikan Latihan Militer bagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih, Ganti Jadi Pembekalan Manajerial
Perubahan itu dilakukan setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengevaluasi sistem pembelajaran akibat lima peserta latsarmil meninggal dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenhan Hentikan Latihan Militer bagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih, Ganti Jadi Pembekalan Manajerial
Indonesia
5 Perserta Latsarmil Manajer Koperas Merah Putih Meninggal, Istana Janji Mitigasi dan Evaluasi
Pemerintah evaluasi latsarmil Koperasi Merah Putih setelah 5 peserta tewas. Wamensesneg Juri Ardiantoro pastikan mitigasi agar insiden tidak terulang.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
5 Perserta Latsarmil Manajer Koperas Merah Putih Meninggal, Istana Janji Mitigasi dan Evaluasi
Indonesia
5 Orang Meninggal, Latihan Dasar Militer Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Harus Dievaluasi
Perlu evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyelenggaraannya demi menjamin keselamatan peserta dan akuntabilitas negara
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
5 Orang Meninggal, Latihan Dasar Militer Calon Pengelola Koperasi Merah Putih Harus Dievaluasi
Indonesia
Lagi, Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal saat Pelatihan, Sempat Keluhkan Sesak Napas
Kali ini korban bernama Muhammad Rifki Renaldi Gunawan meninggal saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Lagi, Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal saat Pelatihan, Sempat Keluhkan Sesak Napas
Indonesia
Peserta Meninggal Latihan Dasar Kemiliteran Bagi Manajer Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 4 Orang
"Setelah kondisi kesehatannya berangsur membaik, yang bersangkutan sempat kembali mengikuti aktivitas," ujar Rico.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Juni 2026
Peserta Meninggal Latihan Dasar Kemiliteran Bagi Manajer Kopdes Merah Putih Bertambah, Total Jadi 4 Orang
Indonesia
3 Penyakit Pemicu Meninggalnya Peserta Pelatihan KDNMP
Seluruh peserta latsarmil, termasuk NRS sudah menjalani tes kesehatan untuk memastikan kesiapan fisik sebelum menjalani pendidikan.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
3 Penyakit Pemicu Meninggalnya Peserta Pelatihan KDNMP
Indonesia
Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Pelatihan, Kemenhan: Screening Kesehatan sudah Ketat
Korban terbaru diketahui bernama NRS, peserta pendidikan yang mengikuti pelatihan di Satuan Pendidikan (Satdik) Pusat Bahasa Kodiklatau Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Pelatihan, Kemenhan: Screening Kesehatan sudah Ketat
Indonesia
2 Meninggal, Kemenhan Evaluasi Latihan Dasar Kemiliteran Manajer Koperasi Merah Putih
Kemhan terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik demi mewujudkan penyelenggaraan latsarmil yang lebih baik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
2 Meninggal, Kemenhan Evaluasi Latihan Dasar Kemiliteran Manajer Koperasi Merah Putih
Bagikan