MerahPutih.com - Duka menyelimuti Persija Jakarta dan kelompok suporter mereka The Jakmania usai kekalahan 3-2 di melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9) kemarin.
Bukan hanya kalah, Macan Kemayoran harus merelakan kepergian salah satu suporter setia mereka Haringga Sirila, setelah dikeroyok secara membabi-buta oleh suporter Persib di area lapangan parkir stadion.
Wafatnya Haringga Sirila meninggalkan duka untuk keluarga, rekan, dan tetangga korban. Namun ada yang unik terkait dengan angka-angka di seputar kematian anggota The Jakmania asal Cengkareng, Jakarta Barat. Kesemuanya memiliki kesamaan yang melibat angka 2 dan 3 alias 23.
Haringga tercatat menghembuskan nafas terakhir pada usia 23 tahun. Laga antara Persib lawan Persija yang berujung tragedi kematiannya berlangsung kemarin, jatuh pada tanggal 23 September. Kebetulannya lagi, hasil laga tim yang didukung korban juga kalah dengan skor 2-3, untuk kemenangan Persib.
Di balik semua kebetulan yang melibatkan angka 23 itu, kematian Haringga meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi Persija dan Sepak Bola Nasional.
Kematian Haringga telah semakin menambah daftar panjang korban yang jatuh akibat kekerasan yang melibatkan suporter sepak bola di Tanah Air. Khusus rivalitas Persib vs Persija, berdasar laporan Save Our Soccer, ada enam korban meninggal dunia, termasuk Haringga. (*)