Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Hanya Undang Media Asing Bahas Kecurangan, Prabowo Tunjukkan Iktikad Tak Baik

Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Mei 2019

Merahputih.com - Pengamat politik Ujang Komarudin mengkritisi langkah Capres Prabowo Subianto yang membeberkan kecurangan pemilu hanya kepada wartawan asing. Menurut Ujang, seharusnya Prabowo juga mengundang semua media lokal.

"Agar demokrasi berjalan sehat, namun harus balance media yang diundang. Artinya media lokal dan internasional. Jangan hanya media asing saja. Kesannya tidak baik," kata Ujang kepada Merahputih.com di Jakarta, Selasa (6/5).

Ujang mengatakan, bisa saja Prabowo mengalami ketidakpercayaan kepada media-media lokal. Oleh karenanya dia hanya mengundang media asing.

"Harusnya Prabowo membangun kepercayaan dengan media lokal. Kasus Indonesia dengan Amerika beda. Di Amerika, walaupun Donald Trump ketika kampanye tidak disukai media dan cenderung menyerang media. Tapi dia menang menjadi presiden," jelas Ujang.

"Sedangkan di Indonesia, kata kan Prabowo merasa tidak disukai oleh media lokal. Namun posisi Pilpresnya diprediksi kalah," tambah pengamat dari Universitas Al Azhar ini.

> src="https://img.merahputih.com/media/b2/79/23/b27923741c75fa21339e8660c97e920d.jpg" alt="Prabowo mengungkapkan kecurangan Pemilu 2019 kepada media asing "> >>Prabowo mengungkapkan kecurangan Pemilu 2019 kepada media asing di Jakarta (Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

Ujang menganggap, mungkin strategi Prabowo ingin semua dunia tahu, bahwa dia dicurangi. Padahal belum tentu. "Jika ada kecurangan silahkan laporkan pada Bawaslu. Karena jika kita sepakat dengan Demokrasi, maka harus ikuti rule of the game (aturan main)," terang dia.

Ujang menduga, bisa saja Prabowo belum menerima kekalahan. Dan itu wajar. Karena sudah tiga kali maju, satu kali jadi cawapres dan 2 kali jadi capres selalu gagal. Secara psikologi memang berat.

"Hasil real count tak akan berbuah drastis. Kemungkinan Jokowi-MA akan tetap unggul hingga pengumuman 22 mei nanti," pungkas Ujang. (Knu)

Baca Artikel Asli