Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Guru Sekolah Internasional ACG Jakarta Diduga Suspect Corona, Siswa Libur 14 Hari

Andika Pratama - Rabu, 04 Maret 2020

MerahPutih.com - Sekolah Internasional ACG, Pasar Minggu, Jakarta Selatan terpaksa meliburkan siswanya sejak Selasa (3/3) kemarin. Langkah itu diputuskan lantaran ada salah satu guru di sekolahan tersebut diduga terpapar virus corona.

Kepala Sekolah ACG Jakarta, Shawn Hutchinson mengatakan, sekolah Internasional ACG itu diliburkan selama 14 hari. Hal itu diketahui melalui surat edarannya kepada para orang tua dan wali murid.

Baca Juga

Identitas Pasien Corona Tersebar, Kominfo Gandeng Polri Ambil Langkah Hukum

Shawn menuturkan guru yang tersuspect COVID-19 itu sudah menjalani masa karantina untuk diperiksa.

"Dengan sangat menyesal kami mengumumkan bahwa Sekolah ACG Jakarta akan ditutup untuk siswa, karyawan, orangtua, dan pengunjung mulai 3 Maret dan dibuka kembali pada 16 Maret," kata Shawn di Jakarta.

Sekolah Internasional ACG
Sekolah Internasional ACG

Lanjut Shawn, bila sebelum 14 hari guru itu sudah dinyatakan negatif virus mematikan itu, keputusan libur ini bisa saja berubah.

"Kecuali kami menerima konfirmasi hasil negatif. Dalam keadaan apa pun, situasinya akan ditinjau dan keputusan dikomunikasikan kepada anda sesegera mungkin," jelasnya.

Meski diliburkan, Shawn menjelaskan masa belajar mengajar masih akan berlaku dengan melakukannya lewat kegiatan online.

"Kami telah mengembangkan dan menerapkan kurikulum online dan dukungan pengajaran online untuk semua siswa yang telah bekerja dengan sangat baik," tutur dia.

Baca Juga

Pemerintah Diminta Lakukan Sosialisasi, Komunikasi dan Edukasi Kesiapannya Hadapi Corona

Selain itu, ia juga meminta kepada para civitas sekolah agar memperhatikan kondisi tubuhnya. Jika memang ada keluhan seperti gejala corona, maka diminta segera melapor kepada pihak sekolah.

"Bila anda atau keluarga mengalami gejala seperti flu, silakan melakukan pemeriksaan dan infokan kepada kami segera," pungkasnya. (Asp)

Baca Artikel Asli