Guru Besar UPH Nilai Israel dan Hamas Seharusnya Dukung Evakuasi Medis Warga Gaza oleh Indonesia
Rabu, 16 April 2025 -
Merahputih.com - Guru Besar Politik Internasional Universitas Pelita Harapan (UPH), Aleksius Jemadu, menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak terhadap rencana Presiden RI Prabowo Subianto untuk mengevakuasi warga Palestina dari Gaza.
"Upaya kemanusiaan yang diinisiasi Presiden Prabowo ini memerlukan dukunganSolidaritas dari seluruh elemen bangsa," kata Prof. Aleksius dikutip Antara, Rabu (16/4).
Dia juga menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Presiden untuk mengevakuasi 1.000 warga Palestina di Gaza ke Indonesia.
Baca juga:
Pandangan Raja Yordania dan Rencana Terobosan Prabowo Buat Perdamaian di Palestina
Menurutnya, Inisiatif Presiden Prabowo ini layak diapresiasi dan menjadi langkah awal bagi peran Indonesia yang lebih signifikan dalam memperjuangkan hak-hak dasar rakyat Palestina untuk hidup layak, setara dengan bangsa-bangsa lain.
Namun, ia mengingatkan perlunya koordinasi berkelanjutan antara Indonesia dan negara-negara di Timur Tengah agar rencana tersebut dapat terealisasi dan tercipta sinergi antarnegara.
Prof. Aleksius berpendapat bahwa Israel dan Hamas seharusnya mendukung upaya Indonesia dalam mengevakuasi warga Palestina di Gaza yang menderita akibat konflik.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan rencana Indonesia untuk mengevakuasi ribuan warga Palestina dari Gaza ke Indonesia pada Rabu (9/4) dini hari.
Baca juga:
Untuk mewujudkan rencana ini, Presiden Prabowo menyatakan akan mencari dukungan selama kunjungan kenegaraannya ke Uni Emirat Arab, Turki, Mesir, Qatar, dan Yordania pada 9—14 April 2025. Saat berada di Turki pada Jumat (11/4) sore waktu setempat, Presiden menegaskan bahwa evakuasi tersebut bersifat sementara, bukan permanen.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan di Jakarta pada hari Selasa menyatakan bahwa pihaknya dan pihak-pihak terkait masih menunggu arahan lebih lanjut dari Presiden mengenai evakuasi sementara warga Palestina dari Gaza ke Indonesia.