Gunung Merapi Siaga, Pemkab Klaten Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Rabu, 11 November 2020 - Andika Pratama

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten, Jawa Tengah, menetapkan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi selama tujuh hari ke depan atau mulai 10-16 November 2020.

Penetapan status tanggap darurat bencana ini dilakukan setelah Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menaikkan status Gunung Merapi, dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga) sejak Kamis (5/11).

Kepala harian Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sip Anwar, mengemukakan status tanggap darurat bencana Gunung Merapi di Kabupaten Klaten tertuang dalam Surat pernyataan nomor 360/665/2020 yang ditandatangi, Penjabat sementara (Pjs) Bupati Klaten, Sujarwanto Dwiatmoko tanggal 9 November.

Baca Juga

Pengungsi Merapi Keluhkan Kekurangan Air Bersih dan Ruangan Panas

"Pemkab Klaten telah resmi menetapkan status tanggap darurat bencana Gunung Merapi," ujar Anwar, Selasa (10/11).

Dikatakannya, sesuai surat tersebut status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi berlaku selama satu minggu kedepan. Kemudian jika terjadi sesuatu status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi bisa diperpanjang .

"Kami berlakukan status tanggap darurat bencana letusan Gunung Merapi. Jika terjadi sesuatu kita perpanjang," kata dia.

Gunung Merapi tampak terlihat di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (10/11). (MP/Ismail)
Gunung Merapi tampak terlihat di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa (10/11). (MP/Ismail)

Setelah status tanggap darurat ini, kata dia, seluruh instansi terkait di Pemkab Klaten akan saling koordinasi untuk memastikan kesiapan mitigasi bencana dan logistik serta keperluan lainnya terkait evakuasi dan kebutuhan pengungsi.

"Kami sudah menyiapkan semuanya. Ratusan warga di zona KRB (Kawasan Rawan Bencana) III atau jaraknya sekitar 3 hingga 3,5 kilometer dari puncak Gunung Merapi sudah kami ungsikan," tutup dia. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Gunung Merapi Status Siaga, 961 Warga Jateng Diungsikan

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan