Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Gunung Marapi Erupsi Lagi, Masyarakat Diminta Waspada Ancaman Lahar dan Jaga Jarak Aman

Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026

Merahputih.com - Hening malam di kaki Gunung Marapi mendadak pecah oleh dentum alam saat sebagian besar warga Sumatera Barat masih terlelap dalam mimpi.

Selasa (3/3) dini hari, pukul 02.19 WIB, gunung api setinggi 2.891 mdpl tersebut kembali menunjukkan geliatnya lewat sebuah erupsi yang terekam jelas pada perangkat pemantau.

Getaran terekam di seismogram menunjukkan amplitudo maksimum 30,2 mm dengan durasi sekitar 85 detik. Meski seismogram bergetar hebat, kolom abu justru tidak terlihat dari pos pengamatan akibat pekatnya malam.

“Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II atau Waspada,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria.

Ancaman Lahar dan Larangan Aktivitas Radius 3 KM

Sebelumnya, pada Minggu (28/2) sore, gunung strato vulkano berada di wilayah Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar ini sempat melontarkan material abu vulkanik setinggi 1.500 meter. Rentetan aktivitas ini memicu Badan Geologi mengeluarkan rekomendasi ketat bagi keselamatan warga maupun pelancong.

Masyarakat, pendaki, hingga wisatawan dilarang memasuki area pusat aktivitas di Kawah Verbeek. Batas aman ditetapkan sejauh tiga kilometer dari titik kawah tersebut demi menghindari risiko terkena material erupsi sewaktu-waktu.

Ancaman lahar juga membayangi warga di sekitar lembah serta bantaran sungai berhulu di puncak Marapi, terutama saat intensitas hujan meningkat.

Imbauan Masker dan Sinergi Lintas Daerah

Guna menjaga kesehatan saluran pernapasan, penggunaan masker penutup hidung serta mulut menjadi kewajiban utama apabila terjadi hujan abu. Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya menjaga suasana kondusif tanpa menyebarkan informasi bohong atau terpancing isu tanpa sumber jelas.

Pemerintah Kabupaten Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung, Jawa Barat maupun Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi Sumatera Barat untuk memperoleh informasi terkini terkait aktivitas gunung tersebut.

Baca Artikel Asli