MERAHPUTIH.COM - GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Embung Pemuda I di Jalan Pemuda I RT 12/RW 09 dan Embung Jagakarsa di Jalan Raya Jagakarsa RT 03/RW 02, Lenteng Agung, Jagakarsa. Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Pramono mengatakan Embung Pemuda I dan Embung Jagakarsa berperan mengurangi banjir sekaligus memperkuat daya tampung air di kawasan Jakarta Selatan.
"Embung Pemuda I Srengseng Sawah dan Embung Jagakarsa diproyeksikan dapat mengurangi genangan atau banjir di lokasi setempat 10 hingga 20 persen," kata Pramono di Jakarta, Senin (19/5).
Embung Jagakarsa dibangun pada 2023, sedangkan penataan lanskapnya dilakukan pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah 3.423 meter persegi, kedalaman 4 meter, volume tampungan 13.692 meter kubik, serta luas daerah tangkapan air 561 hektare. Infrastruktur tersebut berfungsi mengurangi genangan di wilayah RW 05 dan RW 06 Kelurahan Lenteng Agung, sekaligus membantu mengatur debit air Kali Mampang menuju Kali Krukut.
Baca juga:
Pramono Anung Resmikan Embung Lapangan Merah, Klaim Mampu Kurangi Banjir hingga 69 Persen
Sementara itu, Embung Pemuda I dibangun pada 2024 dan penataan lanskapnya dilakukan pada 2025. Embung ini memiliki luas penampang basah 8.718 meter persegi, kedalaman 4 meter, volume tampungan 34.872 meter kubik, serta luas daerah tangkapan air 374,73 hektare. Di sekitar embung terdapat dua saluran penghubung, yakni PHB Babakan Atas dan PHB Babakan Bawah.
Pramono menyebut keberadaan dua embung tersebut dirawat secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, baik untuk pengendalian banjir, konservasi air, maupun ruang bermain dan olahraga warga.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada hari ini, Selasa, 19 Mei, Kantor Kecamatan Kebayoran Baru, Embung Pemuda I, dan Embung Jagakarsa dengan ini saya nyatakan diresmikan," katanya.(Asp)
Baca juga:
Komisi D DPRD DKI Soroti Banyak Proyek Penanganan Banjir Pesisir belum Selesai