MerahPutih.com - Pemerintah tengah menyiapkan berbagai skema untuk mengantisipasi lonjakan harga, khususnya kantong plastik akibat dinamika geopolitik global di Timur Tengah.
"Kalau tadi kita bicara sektor BBM, maka banyak komoditas lain juga ikut terdampak, salah satunya masalah plastik," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi kepada wartawan, Kamis (9/4).
Ia menyebutkan, pemerintah terus memantau intensif perkembangan harga komoditas dunia yang berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat Indonesia, termasuk bahan baku industri, energi, dan kebutuhan pokok.
"Kami pemerintah terus-menerus setiap hari memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," ucapnya.
Baca juga:
Imbas Perang di Iran Harga Plastik Naik 50 Persen, Gejolak Harga Harus Segera Diatasi
Terkait skema khusus untuk menekan harga, Prasetyo mengatakan bahwa pemerintah masih membahas berbagai opsi yang memungkinkan. Ia menilai, penyelesaian kenaikan harga komoditas global tidak bisa dilakukan secara instan.
"Itu skema-skema sedang kita terus diskusikan. Menyelesaikannya tidak serta-merta mudah," kata Prasetyo.
Sebagai contoh, ia menjelaskan bahwa upaya mengamankan pasokan minyak membutuhkan proses yang tidak sederhana, termasuk mencari sumber baru yang sebelumnya belum menjadi mitra pasokan Indonesia.
"Ini kan butuh waktu. Tapi yang pasti adalah kita mencari terus skema-skema untuk bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang kemudian terdampak akibat dari situasi geopolitik," pungkasnya. (Asp)
Baca juga:
Konflik Amerika-Israel dan Iran Bikin Harga Plastik Melonjak, Industri Komestik Ikut Terdampak