Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Ekonomi Bakal Anjlok Jika Lockdown, Pemerintah Diminta Jamin Kebutuhan Rakyat

Angga Yudha Pratama - Senin, 30 Maret 2020

MerahPutih.com - Penyebaran COVID-19 di Indonesia saat ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia, baik kesehatan, sosial hingga ekonomi. Hampir seluruh sektor ekonomi baik besar, menengah hingga kecil merasakan hal yang sama. Bahkan, beberapa usaha terindikasi akan gulung tikar.

Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Gerindra, Elnino Husein Mohi meminta agar pemerintah, baik pusat maupun daerah menjamin ketersediaan stok kebutuhan pokok, serta harga yang terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

"Menjamin stok, distribusi dan harga kebutuhan pokok penduduk negeri. Bisa dengan re-alokasi APBN/APBD melalui mekanisme perubahan UU/Perda APBN/APBD," kata Elnino dalam keterangan tertulisnya, senin (30/3).

Baca Juga

Tanpa Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat, Pemerintah Enggak Bisa Karantina Wilayah

Dikatakan Elnino, upaya pemerintah untuk ketersediaan sembako tetap memperhatikan kewajiban negara, untuk melindungi seluruh tumpah darah Indonesia, melindungi bumi, air dan kekayaan yang terkandung di dalamnya agar tetap berada di tangan orang Indonesia, dan dikelola oleh orang Indonesia.

"Pendek kata, sebisa mungkin memaksimalkan apa yang kita miliki daripada menambah hutang luar negeri," ucapnya.

Politisi asal Gorontalo ini melanjutkan, keadaan saat ini tidak mudah bagi masyarakat, baik yang berekonomi menengah ke atas maupun yang menengah ke bawah. Untuk itu, kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam mengahadapi virus ini.

"Memang keadaan sosial-ekonomi sekarang ini tidak mudah bagi semua orang, siapa pun dia. Partisipasi setiap warga di bawah satu koordinasi nasional menjadi penting, bahkan menjadi syarat keberhasilan negara ini mengatasi masalah," jelasnya.

Papan pengumuman penutupan terpajang di pintu masuk Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait antisipasi penyebaran virus corona (COVID-19) di Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis, (19/3/2020). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menutup seluruh taman dan RPTRA di Jakarta selama dua pekan dimulai, Sabtu (14/3/2020) hingga 28 Maret 2020. Penutupan tersebut sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan agar menghindari kerumunan masyarakat dan menjadi tempat penyebaran virus corona (COVID-19). Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Anak buah Prabowo Subianto ini pun berharap, wabah yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini cepat berlalu dan kehidupan masyarakat Indonesia kembali normal seperti sebelumnya.

"Semoga badai segera berlalu, dan kita semua menjalani kehidupan secara normal kembali. Walaupun kehidupan kita masing-masing menjadi tidak nyaman sekarang ini, mari tetap optimis bahwa di bawah kendali Presiden kita semua akan bangkit kembali," harapnya.

Baca Juga

Legislator PDIP Protes Kota Tegal di-Lockdown

Selain itu, Elnino meminta masyarakat untuk tidak panik atau takut dalam menghadapi virus ini, karena hal tersebut akan berpengaruh pada kesehatan. "Tetap tenang supaya daya tahan tubuh kita kuat, dan terhindar dari segala macam penyakit," tutupnya. (Pon)

Baca Artikel Asli