Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Edelman Trust: Kepercayaan Publik Terhadap Akademisi Setara dengan Teknisi Perusahaan

Noer Ardiansjah - Selasa, 03 Februari 2015

MerahPutih Nasional- Head of Public Affairs Edelman Trust Barometer untuk Asia Tenggara, Stephen Lock, mengatakan, kepercayaan publik terhadap pemimpin atau juru bicara di Indonesia tertuju pada akademisi dan pakar di industri. Mereka ini memiliki kredibilitas tertinggi dengan tingkat kepercayaannya mencapai 75 persen.

"Setara dengan ahli teknisi dari perusahaan. Kemudian disusul dengan figur Anda (atau kolompok sebaya) dengan tingkat kepercayaan sebesar 71 persen," kata Stephen saat merilis hasil surveinya, di Jakarta, Selasa (3/2).

Tapi, kata Stephen, perubahan yang paling tampak dari hasil risetnya yang diselenggarakan pada Oktober-November 2014 silam, itu adalah adanya kenaikan 9 poin dari persentase kepercayaan terhadap pegawai pemerintahan atau pembuat kebijakan menjadi 40 persen, dan menurun 9 poin persentase pada kepercayaan terhadap pegawai biasa menjadi 33 persen.

Selain itu, Edelman Trust Barometer juga memasukkan katagori penggagas ide paling dipercaya. Yang dimaksud ide adalah informasi yang dibuat oleh si penulis di situs-situs, forum-forum online, dan sumber informasi online lainnya di Indonesia.

"Hasilnya menunjukkan bahwa akademisi adalah penggagas ide paling dipercaya dengan kepercayaan mencapai 89 persen, diikuti dengan teman dan keluarga di angka 85 persen. Yang berada diperingkat paling rendah sebagai penggagas ide adalah selebriti di angka 53 persen," katanya.

Baca Juga: Lima Serangan Effendi Simbolon Terhadap Jokowi

Menurut Stephen, hasil riset yang ditunjukkan Edelman Trus Barometer ini cukup menarik karena memberikan wacana kepada para pekerja di bidang pemasaran untuk memikirkan kembali dan lebih kritis tentang penggunaan selebriti dalam membantu pemasaran, kecuali bila memang si selebriti benar-benar memiliki minat khusus tehadap brand.

"Secara umum, kami agak skeptis tentang nilai yang bisa diberikan dari kampanye yang menggunakan twitter. Sekali lagi, terutamaa si selebriti tidak punya ketertarikan khusus. Kepada brand atau topik yang diwakilinya," katanya.

Seperti diketahui, Edelman Trust Barometer adalah survei tahunan ke-15 yang mengangkat topik kepercayaan dan kredibiltas institusi di mata publik. Survei yang dilakukannya kali ini adalah yang ke tujuh dan di motori oleh firma riset Edelmen Berland dan dilakukan dengan cara wawancara online. Survei kali ini melibatkan 1000 responden umum dan 200 orang yang melek informasi. Sementera di tingkat dunia, survei ini melibatkan 33 ribu responden dari 27 negara.

Responden yang melek informasi sudah memenuhi kriteria dalam surveinya karena meraka sudah lulusan S1, rajin membaca dan menonton berita umum maupun bisnis beberapa kali dalam seminggu. Mereka juga mengikuti isu kebijakan publik melalui berita setidaknya beberapa kali dalam seminggu. Hasilnya, menunjukkan bahwa Indonesia terus menjadi salah satu negara dengan tingkat kepercayaan tertinggi di dunia. (hur)

 

Baca Artikel Asli