Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Dongker Perkenalkan Dollar, Maskot yang Mewakili Kesedihan di Album 'Melankolia Radikal'

Ananda Dimas Prasetya - 37 menit lalu

MerahPutih.com - Dongker bersiap untuk perilisan album terbarunya. Selain dirangkum melalui 11 lagu, kisah dalam Melankolia Radikal juga diterjemahkan Dongker melalui artwork album.

Bagi band yang dipertemukan oleh latar belakang Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), Institut Teknologi Bandung (ITB), aspek visual menjadi bagian penting dalam membangun identitas sekaligus memperluas cerita yang ingin mereka sampaikan.

Artwork Melankolia Radikal lahir dari interpretasi Dongker terhadap karya Agan Harahap berjudul I Was Punk Before You.

Karya tersebut menampilkan potret close-up Joko Widodo dengan balutan estetika punk. Dongker kemudian mengolah kembali gagasan visual tersebut menjadi artwork yang merepresentasikan keresahan mereka terhadap kondisi realitas hari ini.

Baca juga:

Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'

Dollar, Maskot Baru Dongker

Dalam artwork tersebut, Dongker turut memperkenalkan maskot baru yang menjadi elemen penting dalam narasi visual Melankolia Radikal.

Kehadiran maskot ini tidak sekadar menjadi pelengkap sampul, tetapi juga berfungsi sebagai identitas yang menghubungkan berbagai gagasan dalam album.

Hari ini realitas kita kabur oleh berbagai hal, internet, AI, informasi yang dibatasi oleh pejabat, himbauan-himbauan tolol dari pejabat publik, dan kami rasa cover art kami dapat menangkap fenomena tersebut,

Delpi Dongker tentang Artwork Melankolia Radikal.

Maskot tersebut diberi nama Dollar. Namun, nama itu tidak merujuk pada mata uang.

Dollar merupakan interpretasi lain Dongker terhadap perasaan sedih yang menjadi salah satu benang merah utama dalam Melankolia Radikal.

Baca juga:

Tanpa Penjagaan Ketat, Showcase Dongker di Bawah Pasupati Berlangsung Tertib Berkat Semangat Kolektif Penonton

Dari Sampul Album hingga Action Figure

Menariknya, Dollar tidak berhenti sebagai karakter yang hadir di sampul album.

Dongker membawa sosok tersebut ke dalam berbagai medium, mulai dari action figure, kostum boneka, keychain, hingga bentuk lainnya.

Kehadiran dalam berbagai medium membuat Dollar seolah menjadi karakter yang dapat berinteraksi langsung dengan pendengarnya.

Melalui bentuk-bentuk tersebut, Dongker memberikan kebebasan kepada orang lain untuk memperlakukan “Dollar” sesuka hati.

Maskot yang merepresentasikan kesedihan itu dapat dinaikkan, dipeluk, dipajang, dilempar, digantung, bahkan dibuang.

Baca juga:

'Melankolia Radikal', Album Kedua Dongker dengan Artwork Agan Harahap

Dengan demikian, artwork Melankolia Radikal tidak hanya menjadi wajah dari album kedua Dongker, tetapi juga memperluas gagasan tentang bagaimana kesedihan dapat diterjemahkan, diperlakukan, dan dimaknai.

Jika 11 lagu menjadi ruang bagi Dongker untuk menyuarakan keresahan, Dollar hadir sebagai representasi visual yang membawa perasaan tersebut keluar dari musik dan masuk ke ruang yang lebih nyata. (Far)

Baca Artikel Asli