Merahputih.com - Saga transfer Julian Alvarez memasuki babak baru. Kepindahan Julian Alvares menuju Barcelona tampaknya menemui jalan buntu setelah Atletico Madrid menegaskan peluangnya benar-benar nol persen.
Atletico Madrid secara terbuka menolak tawaran raksasa Catalan tersebut dan memilih mempertahankan sang striker berbakat yang masih terikat kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.
Baca juga:
Transfer Julian Alvarez ke Arsenal Dipastikan Bakal Terwujud Jika Satu Syarat Ini Terpenuhi
Keputusan super tegas ini nyatanya langsung membuka celah emas bagi Arsenal yang terus memantau situasi untuk segera menyalip di tikungan terakhir jelang penutupan bursa transfer.
Ada apa di Balik Saga Transfer Julian Alvarez?

Gosip bursa transfer pemain musim panas ini memang bikin geleng-geleng kepala, terutama soal tarik-ulur nasib Julian Alvarez ke Barcelona.
Bayangkan saja, penyerang berusia 26 tahun asal Argentina itu sudah blak-blakan ingin berlabuh ke Camp Nou, namun Atletico Madrid justru merasa dipermainkan dalam drama panjang ini.
Situasi makin runyam saat Alvarez mendapat sorakan cemoohan dari para penggemarnya sendiri di laga kontra Villarreal akhir pekan lalu, disusul kabar absen latihan karena alasan 'sakit'.
Bukannya makin mulus, ambisi mewujudkan transfer pemain bintang ini malah berujung pada perang urat saraf dan konflik terbuka antar klub.
Bukan Soal Uang, Tapi Harga Diri!

Api permusuhan mulai berkobar saat Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengonfirmasi ketertarikan klubnya dan mendesak Atletico untuk segera menerima tawaran awal di angka 100 juta Euro atau sekitar Rp 2 Triliun.
Namun, kubu Los Rojiblancos tidak bergeming. Sadar dompet Barcelona tidak akan cukup untuk menebus banderol asli yang mencapai 150 juta Euro, Atletico justru merilis pernyataan pedas yang menuding perwakilan Barca dan Alvarez sengaja menciptakan kampanye kotor.
Pemain seolah-olah digambarkan sebagai korban, padahal satu-satunya korban dalam kasus Julian ini adalah kami. Mereka telah merugikan kami secara ekonomi dan sosial. Persentasenya nol persen untuk menjualnya ke Barca,
tegas perwakilan Atletico Madrid dalam laporan Marca.
Lebih lanjut, klub ibu kota Spanyol itu menegaskan bahwa drama ini sudah menyentuh ranah harga diri.
"Kampanye telah diciptakan dengan banyak kebohongan dan setengah kebenaran. Satu-satunya yang menanggung akibatnya adalah Atletico," imbuh mereka.
Saat Uang Arsenal Berbicara dan Mulai Menggoda
Dengan sisa waktu bursa transfer yang tinggal menghitung hari, Atletico sangat berharap teka-teki masa depan Julian Alvarez sudah tuntas akhir pekan ini.
Mereka bahkan menuntut Alvarez untuk kembali fit dan siap merumput melawan Sevilla di pentas LaLiga pada Sabtu malam mendatang.
Di tengah kekacauan komunikasi antara Madrid dan Catalunya, Arsenal terus bergerak senyap. Skuad asuhan Mikel Arteta ini paham betul kalau hati sang pemain sebenarnya ada di Barcelona.
Tapi, melihat penolakan mentah-mentah dari Atletico, The Gunners optimis tawaran yang rasional bisa merubah pendirian semua pihak di detik-detik terakhir.
Baca juga:
Arsenal Siap Tumbalkan Viktor Gyokeres demi Julian Alvarez, Harus Tambah Rp 1,6 Triliun
Arsenal siap menyodorkan opsi barter pemain untuk memuluskan langkah ini. Nama-nama mentereng seperti Viktor Gyokeres atau Gabriel Jesus kabarnya siap dikorbankan demi membangun lini serang baru mematikan, yang berpusat pada pergerakan eksplosif mantan ujung tombak Manchester City tersebut.
Kini, publik sepak bola tinggal menanti kejutan apa yang akan meledak di hari penutupan transfer.