MerahPutih.com - Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Rano Karno atau sering disapa Bang Doel mendapatkan kritik dari Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas soal dirinya tidak ada kontribusi selama menjabat jadi Pemimpin di Banten.
Calon Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menilai pernyataan itu karena Ketua DPW PKB minim literasi.
"Kalau Pak Ketua (Hasbiallah Ilyas), yah namanya juga ketua, pasti sibuk kan, jadi waktu membacanya jadi sedikit. Nah, warga Jakarta yang lain justru pada tahu tuh waktu kita sukses turunin angka buta aksara di Banten," kata Bang Doel di Jakarta, Minggu (29/9).
Bang Doel menyebutkan kontribusi dirinya selama menjabat Gubernur Banten seperti Juara MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran). Lalu, aktivasi double track untuk kereta api.
Baca juga:
Survei Poltracking: RIDO Ungguli 2 Pesaingnya di Pilkada Jakarta
"Yah kalau dia belum tahu, kita kasih tahu. Seperti aktivasi double track kereta kita yang percepat, jalan utama menuju Saketi juga terjadi di eranya Rano Karno. Sampai bagaimana akhirnya Banten dapat 14 projek strategis nasional itu emang hasil perjuangan siape?," kata Bang Doel.
Bang Doel minta ke Hasbiallah Ilyas untuk tidak meremehkan kemampuan masyarakat Jakarta yang mendukung dirinya dan Pramono Anung. Masyarakat Jakarta sudah melek informasi karena dapat menilai calon pemimpin yang memiliki latar belakang yang baik.
"Alhamdulillah, dukungan mengalir dari warga banyak banget. Kenapa dukungan mengalir deras? Apa cuma gara-gara kite sesama warga Jakarta? Wah, jangan sepelein dan ngecilin kemampuan literasi warga Jakarta, dong," katanya.
"Ibaratnye, kampung orang bisa kita benahin, masak kampung sendiri kagak. Yah kalau die belum tahu, kita kasih tahu. Tapi jangan anggap warga Jakarta semuanya kagak tahu dong," katanya menambahkan.
Baca juga:
Tina Toon Optimistis Anak Muda Jakarta Pilih Pramono-Bang Doel
Ketua DPW PKB Jakarta Hasbiallah Ilyas mempertanyakan kontribusi Rano Karno jika menyebut sebagai anak Jakarta.
"Kalau memang betul (anak Jakarta), mengabdinya kan belum pernah di Jakarta. Dari mana?" ucap Ilyas kepada wartawan, Sabtu (28/9). (Pon)