MERAHPUTIH.COM - ADA kejujuran yang mengalir di tengah hiruk-pikuk jalanan dan kelelahan rutinitas setelah seharian bekerja. Bagi Nuh, musisi asal Medan yang juga berprofesi sebagai pegawai negeri, musik bukan sekadar pelarian, melainkan wujud tanggung jawab atas rasa syukur yang hadir dalam hidupnya. Setelah dikenal lewat lagu Teruntuk Mia, ia kembali melanjutkan langkah dengan merilis singel terbaru berjudul Yank, hasil kolaborasi bersama Basboi.
Yank tidak hadir sebagai lagu cinta yang manis semata. Lagu ini justru menjadi potret nyata kehidupan pasangan yang berjuang di tengah padatnya aktivitas sehari-hari. Terinspirasi dari kisah pribadi Nuh dan sang istri, lagu ini menggambarkan rutinitas berangkat kerja sejak pagi buta hingga pulang larut malam, dengan sisa tenaga yang hanya cukup untuk berbagi waktu singkat di perjalanan pulang.
“Kami berangkat pukul 6 lewat 15, sampai rumah pukul 20.00. Sudah lelah, bertemu hanya untuk mencari makan di jalan pulang. Lagu ini mewakili perasaan pasangan yang meski sudah capek luar biasa, mereka tetap menemukan alasan untuk pulang,” ujar Nuh.
Kolaborasi Nuh dan Basboi terasa istimewa karena keduanya berasal dari kota yang sama, yakni Medan. Nuh memilih Basboi karena gaya rap-nya yang khas dan naratif, sedangkan Basboi sendiri merasakan kecocokan dalam proses kreatif mereka.
Baca juga:
“Kesannya seperti pulang ke rumah, disambut dan diterima seutuhnya. Nuh dan aku jelas beda banget, baik secara personality, musik, dan lainnya. Tapi dia biarin aku jadi sebagaimananya aku di musiknya yang sebagaimana dia. Ternyata hasilnya kohesif dan kawin. Ini bukti nyata, enggak harus sama untuk bisa saling mengerti,” ungkap Basboi.
Proses produksi Yank berjalan tanpa hambatan berarti, meskipun dilakukan secara jarak jauh antara Medan dan Jakarta. Dengan dukungan Bio Satrio sebagai produser, lagu ini berhasil dikemas dengan lirik yang sederhana tapi kuat sehingga mudah dipahami dan terasa dekat dengan pendengar.
Lebih daripada sekadar single, Yank juga menjadi pintu pembuka menuju album penuh kedua Nuh yang bertajuk Sarapan di Minggu Pagi. Album yang direncanakan rilis pada pertengahan Mei 2026 ini akan memuat sembilan lagu dan menjadi rangkuman perjalanan emosional Nuh dalam fase kehidupannya saat ini.(Far)
Baca juga:
Lirik Lagu 'Wanita (Want It I)' Basboi, Ceritakan Kisah Cinta yang Kembali Terulang