MerahPutih.Com - Wapres Jusuf Kalla tidak bisa menyembunyikan kegalauannya terhadap kualitas pendidikan di Indonesia. Pasalnya, pendidikan mendapat alokasi dana paling besar dibanding sektor lain. Meski ditunjang dana yang besar, kualitas pendidikan belum meningkat secara signifikan.
Kegelisahan itu disampaikan Wapres Jusuf Kalla ketika memberikan pembekalan dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Pusdiklat Kemendikbud.
"Pertanyaannya selalu ialah, kenapa dengan anggaran yang naik terus per tahun, kita belum mengalami kenaikan-kenaikan yang signifikan di pendidikan, dibandingkan negara-negara lain," kata Wapres Jusuf Kalla di hadapan peserta RNPK di Depok, Jawa Barat, Rabut (7/2).
Wapres Jusuf Kalla membandingkan alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara di bidang pendidikan dengan bidang infrastruktur.
Alokasi anggaran untuk Kementerian Pekerjaan Umum hanya sekitar seperempat dari anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, namun realisasi anggaran Kementerian PU lebih terlihat dibandingkan Kemendikbud.
"Anggaran pendidikan memang banyak, lebih dari Rp400 triliun. Anggaran PU untuk jalan, jembatan dan segala macam hanya Rp100 triliun kurang lebihnya, begitu juga untuk pertahanan. Jadi sebenarnya kita tidak kurang," jelas Wapres JK.
Dibandinkan dengan negara-negara lain di kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kurang dalam hal kualitas pendidikan meskipun nilai alokasi anggaran yang diberikan Pemerintah Indonesia sama dengan pemerintah negara-negara kawasan.
Wapres JK seperti dilansir Antara mencontohkan di Vietnam, yang anggaran pendidikan dari pemerintahnya di bawah 20 persen dari sektor lain, mampu meningkatkan kualitas pendidikan mereka.
"Vietnam di bawah kita, dia juga memberlakukan di bawah 20 persen, tapi dari tingkat pendidikannya lebih tinggi daripada Indonesia dari segi mutu pendidikannya," ujarnya.
Oleh karena itu, Wapres berharap dengan adanya kegiatan tahunan Rembuk Nasional seperti ini, para pegiat pendidikan dapat menemukan solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.(*)