Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Danantara Suntuk Rp 456 Miliar Lanjutkan Pembangunan Proyek LRT City Mangkrak.

Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026

MerahPutih.com - Badan Pengelola (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Danantara meminta penyelesaian persoalan LRT City dilakukan secara menyeluruh dengan tetap mengutamakan hak dan kepentingan konsumen. Adhi Karya untuk menuntaskan kewajiban serah terima sekitar 2.400 unit yang hingga kini belum diterima oleh pembeli.

Danantara sepakat akan suntikan dana sebesar Rp 456 miliar yang akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan 12 titik proyek LRT City.

Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf mengatakan suntikan dana tersebut sejauh ini masih diperuntukkan melanjutkan pembangunan proyek LRT City.

Kita belum ada pilihan untuk itu (pengembalian dana/refund). Nanti sekali lagi, kami menunggu hasil dari inventaris,

ujarnya.

Baca juga:

Purbaya Dicopot IHSG Balik Hijau Setelah Seharian Merah, Saham 3 Bank BUMN Langsung Terbang!

Selain itu, akan melakukan identifikasi lokasi 12 titik tersebut lebih dalam lagi. Di mana, titik yang sangat layak akan dilanjutkan.

Yang kedua juga (proyek yang) memang (tingkat) keterjualannya sudah paling banyak. Tapi memang 12 lokasi itu kita mau bangun semuanya,” kata Amin.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) pada akhir Agustus 2026 menyatakan telah menyiapkan dana Rp 456 miliar untuk menyelesaikan permasalahan proyek hunian LRT City yang dikembangkan oleh anak usaha PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) yaitu PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP).

BP BUMN telah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), PT Adhi Karya, dan perwakilan konsumen LRT City siang ini.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengatakan akan mengawal penyelesaian kasus ini sesuai dengan lini waktu dan tenggat waktu inventarisir jumlah korban proyek LRT City yang telah disepakati oleh seluruh pihak terkait, yaitu pada awal Oktober mendatang.

Berdasarkan pemetaan Adhi Karya, dari sekitar 5.400 unit yang telah terjual, sebanyak 3.000 unit telah diserahterimakan kepada konsumen. Sementara itu, masih terdapat sekitar 2.400 unit yang belum dapat diserahterimakan dan tersebar di sejumlah proyek LRT City.

Baca Artikel Asli